Site icon Berita Kota Makassar

Amson Imbau Waspada Longsor dan Banjir

MAKASSAR, BKM — Dalam beberapa waktu terakhir terjadi peristiwa longsor di wilayah Sulawesi Selatan. Terbaru, bencana alam ini dialami warga yang bermukim di Lingkungan Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara. Longsor ini menelan korban jiwa sebanyak tiga orang dan semuanya berhasil dievakuasi.
Sebelumnya, kejadian serupa terjadi di Tana Toraja. Longsor mengakibatkan 20 orang meninggal dunia, dan lima lainnya selamat. Dari Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, longsor yang terjadi di Tana Toraja merupakan kejadian dengan dampak terparah yang tercatat sepanjang tahun 2024.

Bukan hanya longsor, banjir juga melanda Kabupaten Enrekang pada Sabtu malam (27/4).
Merespons bencana alam yang terjadi, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel Amson Padolo mengimbau agar masyarakat mewaspadai longsor yang bisa terjadi kapan saja. Apalagi jika terjadi cuaca buruk dan hujan deras yang bisa memicu terjadinya banjir.
”Seperti yang terjadi di Pinrang. Banjir melanda pemukiman warga di Kelurahan Kassa, Desa Watang Kassa, dan Desa Batulappa, Kecamatan Batulappa, Kabupaten Pinrang, Sabtu, 27 April 2024 pukul 23.00 Wita,” ujarnya, Minggu (28/7).

Ia meminta kepada pemerintah setempat, khususnya yang rawan bencana longsor dan banjir agar senantiasa memperhatikan dan mengasesmen lokasi-lokasi yang rawan bencana. Dengan demikian, pemetaan daerah sangatlah penting.

Dengan tugas yang tak mudah, Amson mengapresiasi kerja-kerja para Kalaksa, khususnya yang ada di Sulsel. Ia juga memberi semangat di tengah bencana alam yang terjadi di Sulsel.

”Untuk saudaraku para Kalaksa dan TRC BPBD se-Sulsel, di mana pun berada. Di tengah bencana yang melanda dimana-mana, kita hadir sebagai garda terdepan, menerobos lumpur, banjir dan rintangan lain. Berjuang tanpa mengenal takut dan lelah u
Untuk menyelamatkan masyarakat yang tertimpa bencana. Walau hanya bermodalkan semangat saja. Namun dalam lindungan Sang Pencipta. Kita berjuang dalam satu tujuan, bahwa keselamatan rakyat adalah hal yang utama,” tandas Amson. (jun)

Exit mobile version