RANTEPAO, BKM — Bencana tanah longsor terjadi sekitar pukul 10.00 Wita di Dusun Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura, Kecamatan Buntao, Toraja Utara, Jumat (26/4). Selain menyeret rumah warga, juga menelan korban jiwa. Longsor menutupi badan jalan poros utama Kabupaten Toraja Utara menuju ke Kabupaten Luwu.
Data sementara diperoleh data di lapangan menyebutkan 10 orang selamat yakni warga dari Kecamatan Sangalla Tana Toraja. Tiga orang telah mendapat perawatan di Puskesmas Buntao’ dan lima orang lainnya dirawat di Puskesmas Rantebua lima orang. Dua korban longsor lainnya menjalani perawatan intensif yang sebelumnya di rujuk ke RS Palopo dan RS Elim Rantepao untuk mendapatkan perawatan medis.
Diperkirakan masih ada dua korban yang masih tertimbun dan kini dalam pencarian. Sebab saat kejadian korban diduga sedang menyeberang dan hendak menghadiri pesta rambu solo dan hingga kini belum ditemukan. Humas RS Elim Rantepao Aldhy mengatakan korban bernama Martina Linting (49) dinyatakan telah meninggal dunia.
Sekkab Toraja Utara Salvius Pasang mengatakan, warga sekitar longsor sudah diperintahkan mengungsi ke tempat lebih aman. Pasalnya, tanah sekitar lokasi kejadian masih labil dan terus bergerak. Dikhawatirkan masih akan terjadi longsor susulan.
”Warga diimbau terus waspada menghadapi cuaca ekstrim dan curah hujan yang masih tinggi, ”singkat Salvius. (gus/C)
