pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ketua DPRD Provinsi di Tangan, Pilih Kembali ke Sidrap

Syaharuddin Alrif-Dr Hasrullah di Talk Show Capila

MALASSAR,BKM–PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sulawesi Selatan akan dihelat 27 November 2024. Beberapa bulan menjelang perhelatan itu, Berita Kota Makassar menggagas sebuah event berupa talk show bertajuk Capila, akronim dari Cari Pemimpin Layak. Politisi yang juga Sekertaris Partai Nasdem Sulsel Syahruddin Alrif tampil bersama dosen komunikasi politik Unhas Dr Hasrullah.

SYAHAR, begitu ia akrab disapa. Dua periode ia menjadi wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Kini, ia membulatkan tekad untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada Sidrap tahun ini.
Pria kelahiran Kabupaten Sidrap ini semakin gencar bersosialisasi. Sejumlah partai telah disambangi guna menjalin komunikasi untuk berkoalisi.
Menariknya, keputusan maju di Pilkada Sidrap diambil Syahar tak lama setelah dirinya menjadi caleg terpilih pada pemilihan legislatif (pileg) 2024. Bahkan dengan raihan suaranya yang tergolong tinggi, dia pun digadang-gadang akan menduduki kursi ketua DPRD Sulsel. Apalagi, Partai Nasdem berhasil mendudukkan 17 wakilnya di kursi dewan Sulsel.

Ada alasan Syahar lebih memilih untuk maju bertarung di Pilkada Sidrap tahun ini. Ia ingin melihat kampung halamannya lebih berkembang, terutama di bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan sebagainya.

“Iya, kalau kita melihat dari persepsi itu memang agak jarang orang mengambil keputusan (tinggalkan kursi ketua DPRD provinsi dan maju di Pilkada). Para politisi lain yang selevel saya kan, kak Syahar ini, orang itu masuk dewan untuk jadi ketua DPRD. Kak Syahar sudah jadi anggota dewan, kenapa ambil keputusan. Karena keputusannya saya harus berkorban dulu, melepas dan harus legowo. Setelah itu berjuang lagi untuk kembali dan memperbaiki Kabupaten Sidrap,” terang Syahar.

Ia menyebut, dulu ketika Kabupaten Sidrap dinakhodai oleh Rusdi Masse sebagai bupati, hasil produksi pertanian, biaya kesehatan dan keagamaan sangat bagus. Untuk itu ia ingin kembali melanjutkan program-program tersebut dengan cara maju sebagai calon bupati. Apalagi ia mendengar banyak masyarakat yang memintanya untuk kembali ke Sidrap.

“Dulu di zamannya Pak Rusdi Masse sangat bagus, produksi pertaniannya bagus, jaminan kesehatan 100 persen, kegiatan keagamaan aktif, sehingga semuanya itu bagus. Harapan masyarakat Sidrap yang kurang lebih 80 ribu itu bahwa saya kembali ke Sidrap. Karena itulah kita sebagai kader yang punya mental fighter, mental pejuang, dan kita ini bukan karakter yang tangannya selalu di bawah,” imbuhnya.

Di bagian lain penjelasannya, Syahar berjanji untuk menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai lumbung pangan nomor satu di Indonesia. Ia berambisi untuk mengalahkan Kabupaten Banyuwangi dan daerah Jawa pada sektor pertanian dan perkebunan.
Ia menargetkan, jika kelak diberi amanah dan terplih menjadi bupati, dirinya ingin menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai penyuplai untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) di bidang tanaman.

“Saya berencana dan bercita-cita mau mempersiapkan Sidrap sebagai daerah lumbung pangan yang paling top di seluruh Indonesia. Saya mau kalahkan Banyuwangi. Saya mau kalagkan beberapa daerah di Jawa,” terangnya.
”Kalau Ibu Risma punya prestasi berhasil menata kota di Surabaya, Pak Ridwan Kamil mengubah Kota Bandung, nah kalau saya mau mempersiapkan seperti di Banyuwangi, di sektor tanaman pangan ,di sektor tanaman perkebunan, di sektor tanaman holtikultura. Sidenreng Rappang punya tanaman padi dan jagung 140 hektare dan tanah non produktif masih ada 120 hektare. Inilah yang saya persiapkan, yang nanti jika Allah izinkan daerah penyuplai ibu kota Nusantara untuk tanaman produktif holtikultura, tanaman perkebunan itu dari Sidrap, lewat Pare-pare langsung ke Kalimantan Timur ,” sambungnya.
Terkait salah satu program unggulan yang ditawarkan kepada masyarakat, yakni BPJS kesehatan gratis, Syahar punya penjelasannya. Anggaran untuk program tersebut nantinya akan memanfaatkan dana dari daerah, provinsi dan pusat.

Pengamat yang juga dosen komunikasi politik Unhas Dr Hasrullah mengaku tidak kaget dengan pencapaian Partai Nasdem Sulsel dalam Pileg 2024, yang berhasil meraih kursi terbanyak di DPRD Sulsel. Ia menilai hal itu tercapai berkat leadership yang dimiliki masing-masing, mulai dari tingkat pusat hingga kecamatan.

“Kami juga tidak kaget kalau Nasdem mampu menggeser partai yang selama ini cukup dominan itu. Ini semua tidak terlepas dari leadership yang dimiliki masing-masing, mulai dari tingkat pusat, provinsi sampai tingkat kecamatan. Semuanya bekerja sama. Sehingga saya kira jika ini tejadi Pak Syahar, otomatis jadi ketua DPRD Sulsel. Ini angin segar buat kita, muda, cerdas, aktivis,” terangnya.
Hasrullah mengisahkan kebersamaannya dengan Syahar ketika menghadapi demonstrasi yang cukup besar di Makassar beberapa waktu lalu. ”Saya bersama-sama turun ke bawah, dan memang Pak Syahar ini sangat empati menghadapi mahasiswa. Dia menghadapi teman-teman yang pikiran radikal idealisme. Jadi saya menganggap Nasdem ini ada beberapa orang yang saya tahu punya jangkauan pemikiran yang bisa beradaptasi di masyarakat Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Ditanya tentang keputusan Syahar maju di Pilkada Sidrap, Dr Hasrullah mengatakan bahwa hal tersebut adalah keputusan yang bersangkutan. Karena dialah yang menentukan, bahkan menurutnya Rusdi Masse dan Syaharuddin ini sangat cocok untuk Provinsi Sulsel. Hal tersebut dikarenakan masyarakat membutuhkan pemimpin yang mempunyai pikiran dan idealisme.
Dia juga terkesan dengan apa yang dilakukan Ketua Nasdem Sulsel Rusdi Masse. RMS mendatangi beberapa tokoh untuk bersilaturahmi, bahkan sampai ke seniornya.

“Saya terkesan yang dilakukan oleh Ketua Nasdem Provinsi, yang melakukan sebuah pembelajaran politik terbaik. Dia mendatangi beberapa tokoh, termasuk seniornya. Orang pertama yang melakukan itu adalah Pak Rusdi Masse. Walaupun barangkali hanya bersilaturahmi, tapi orang melihat ada suatu jalinan politik yang disampaikan pada elite-elite,” terang Hasrullah. (jar)



×


Ketua DPRD Provinsi di Tangan, Pilih Kembali ke Sidrap

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link