pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Cuaca Buruk, Helikopter Gagal Mendarat

BENCANA -- Kapolres Luwu AKBP Arisandi saat berada di lokasi banjir bersama sejumlah personel untuk melakukan penanganan terhadap bencana.

BELOPA, BKM — Kapolda Polsel Irjen Pol Andi Rian menyatakan langkah penyelamatan terus diupayakan untuk penanganan bencana banjir yang melanda beberapa wilayah diantaranya Kabupaten Luwu, Sidrap, dan Kabupaten Wajo. Langkah penanganan dengan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses evakuasi para korban dan mobilisasi penyaluran bantuan kemanusian ke daerah terdampak bencana.

”Untuk heli, kami dari Polairud Polda Sulsel yang tadi membawa logistik bantuan, terpaksa harus kembali ke Lapangan Andi Djemma gegara kondisi cuaca buruk yang mengganggu pandangan pilot. Tapi kami pastikan terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusian. Rekan-rekan TNI juga telah bergabung bersama dengan helinya dan turut membantu memobilisasi penyaluran bantuan kepada warga terdampak khususnya daerah Latimojong yang membutuhkan makan, pakaian dan obat-obatan,”ujar Kapolda.

Sementara itu Kapolres Luwu AKBP Arisandi, ditempat yang sama mengatakan sesuai arahan Pj Gubernur dan Kapolda, Lapangan Andi Djemma ditetapkan sebagai Pos Induk Tanggap Bencana Kabupaten Luwu selama sebulan untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi seputar update penanganan bencana, kegiatan dapur umum, penyaluran bantuan dan penerimaan bantuan jika ada yang ingin menyumbangkan bantuan kemanusiaan.
”Lapangan Andi Djemma akan menjadi Pos Induk, didalamnya diisi Booth Informasi baik dari Polri dan instansi terkait lainnya. Disampaikan sampai saat ini total korban jiwa yang meninggal dunia telah mencapai 12 orang, dari 1.385 KK 115 jiwa memilih mengungsi, kerugian materil sebanyak 1.867 unit rumah terdampak, 103 diantaranya rusak berat, 42 unit rumah hanyut, serta lahan dan persawahan warga yang terdampak, serta persondel kami telah disebar untuk melaksanakan pendataan, evakuasi warga terdampak dan monitoring dampak lanjutan yang masih berpotensi terjadi,”tandas AKBP Arisandi. (rls)



×


Cuaca Buruk, Helikopter Gagal Mendarat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link