PAREPARE, BKM — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Parepare mulai menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile setelah melakukan sosialisasi. Pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas akan ditilang.
Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Adnan Leppang mengatakan pihaknya menyasar kalangan masyarakat dan sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi terkait penerapan ETLE ini. Nantinya, operator dari Satlantas Polres Parepare akan melaksanakan patroli guna memantau pengendara baik roda dua maupun roda empat.
“Kami imbau kepada masyarakat untuk tertib dan patuh dalam berlalu lintas. Karena di Parepare ada tilang ETLE. Tilang itu jenisnya ETLE mobile handheld,” jelasnya, Senin (6/5).
Dikatakan Adnan, akan menyasar sejumlah pengendara yang melakukan pelanggaran secara kasat mata. Pelanggaran itu, diantaranya tidak menggunakan helm, melawan arah, pengemudi roda 4 yang tidak menggunakan safety belt, menggunakan handphone saat berkendara.
“Saat ini ETLE sudah diterapkan di Parepare dengan menggunakan ETLE mobile handheld. Tujuan dari ETLE ini juga untuk membuat masyarakat lebih tertib dalam berlalu lintas,” terang AKP Adnan.
Dia mengatakan ETLE mobil handheld akan fokus di sejumlah lokasi yang dinilai sebagai ruas jalan yang padat kendaraan.
Terpisah, tokoh masyarakat di jalan Lahalede A.Saing mengakui adanya beberapa pengendara sepeda motor yang tidak patuh pada peraturan rambu lalu lintas dan parkir kendaraan disembarang bahu jalan raya padat kendaraan membuat pengendari lain juga terganggu.
“Baru baru ada kecelakaan depan rumah saya, persimpangan jalan Lahalede dengan jalan Abu Bakar Lambogo seorang pengendara sepeda motor parkir disudut persimpangan jalan itu tiba tiba muncul kendaraan dari arah timur menambrak kendaraan parkir,” tandas Saing, Selasa (7/5).
Diduga pengendara dari arah timur itu menabrak sepeda motor parkir menggunakan hp saat mengemudi sehingga tidak fokus melihat kendaraan yang ada didepannya.
Adanya beberapa pengendara sepeda motor saat menggunakan kendaraan di jalan raya terlihat secara kasat mata tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan hp saat berkendara itu semua membuat polantas peduli melakukan sosialisasi kesetiap sekolah dan masyarakat ditempat tempat tertentu belum lama ini. (mup/C)
