Site icon Berita Kota Makassar

Turun ke Jalan, Dishub Temukan Biang Kemacetan

MAKASSAR, BKM — Dinas Perhubungan Kota Makassar kembali turun ke jalan melakukan penertiban kendaraan yang parkir di badan jalan, sekaligus melakukan sosialisasi terkait aturan-aturan yang harus dipatuhi para pengguna jalan.

Kali ini, lokasi yang disasar adalah sepanjang Jalan Veteran hingga Jalan Bandang.
Lokasi tersebut dipilih karena kerap terjadi kemacetan akibat badan jalan yang digunakan sebagai lokasi parkir.
Kepala Bidang Terminal, Perparkiran, Audit dan Inspeksi Dinas Perhubungan Kota Makassar, Irwan Sampeang menerangkan pihaknya menurunkan satu pleton petugas ditambah bantuan dari aparat kepolisian untuk melakukan penertiban bagi kendaraan yang melanggar larangan parkir.
Irwan mengatakan, dari hasil inspeksi di lapangan, ditemukan beberapa persoalan. Diantaranya banyak warung kopi seperti Azzahra yang berlokasi di Jalan Bandang, menggunakan badan jalan untuk lokasi parkirnya.

Selain itu, Dishub juga menemukan banyak bengkel motor yang menggunakan bahu jalan untuk bekerja memperbaiki motor.
“Jadi hasil dari penertiban, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan bahu jalan untuk parkir sesuai dengan ketentuan, khususnya kepada usaha-usaha yang menggunakan bahu jalan.
Seperti di bengkel-bengkel motor, dia kerja di bahu jalan. Bengkelnya di dalam, tapi kondisi darurat, dia kerja motornya orang di bahu jalan. Itulah yang mengganggu arus kendaraan,” ungkap Irwan saat dihubungi via telepon, Selasa (7/5).
Dia melanjutkan, tim juga menemukan kemacetan parah terhadi di pertigaan Jalan Veteran-Monginsidi Baru, tepatnya di kawasan sekolah Al Madinah Islamic International School.

“Jadi sumber kemacetan diakibatkan banyak kendaraan parkir di kawasan sekolah tersebut. Bahkan kendaraan diparkir hingga berlapis tiga,” tambah Irwan.
Pihaknya juga menemukan kemacetan terjadi di depan toko-toko material yang banyak berjejer di Jalan Veteran.
“Nah, itu juga menyebabkan kemacetan. Kendaraan bongkar muat material, termasuk pengunjung toko material menggunakan bahu jalan untuk parkir kendaraan karena ruang parkir yang disiapkan pemilik toko terbatas,” jelas Irwan.
Begitu juga di depan Toko Bintang, ditemukan banyak kendaraan roda dua yang parkir hingga mengambil hampir separuh badan jalan.
“Kita sudah berikan teguran sekaligus sosialisasikan larangan parkir di lokasi-lokasi yang telah ditentukan,” tambah Irwan.
Pada kesempatan itu, Dishub dan aparat kepolisian juga menggembok puluhan kendaraan yang parkir seenaknya.
“Jadi ada puluhan mobil yang kami gembok. Kita tindaki, parkir kendaraan di bahu jalan dan tidak ada orangnya. Kami gembok dari pada disitu terus, jangan sampai besok dia seperti itu lagi,” ungkapnya.
Rencananya, Senin pekan depan, Dinas Perhubungan dan Kepolisian kembali akan turun ke jalan untuk melalukan penindakan bagi pengendara bermotor yang bandel. (rhm)

Exit mobile version