PAREPARE, BKM — Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemkot Parepare melakukan pembersihan dan menyedot air pascabanjir yang merendam sejumlah tempat ibadah kompleks Masjid Taqwa dan sekitar Jalan Lasinrang Kelurahan Lakessi Kecamatan Soreang Kota Parepare.
Kepala Seksi Pemeliharaan Peralatan Dinas Damkar Kota Parepare, Ardiansyah mengatakan pihaknya menerima laporan dari pengurus Masjid Taqwa bahwa terjadi genangan air di sekolah Madrasah DDI dan ruangan kantor membuat sejumlah barang-barang harus dibersihkan.
“Tadi malam juga kita lakukan pembersihan dan sudah anggap bersih tapi kami menerima informasi bahwa masih ada ruangan yang butuh evakuasi lebih baik lagi dan ditindak lanjuti secepatnya,” jelas Ardiansyah.
Untuk ketinggian air di lokasi jelas Ardiansyah mencapai tinggi lutut orang dewasa. Namun barang-barang masih bisa dikeluarkan untuk dibersihkan. “Sebagian barang-barang di dalam ruangan madrasah dikeluarkan dan dibersibhkan. Alhamdulillah kami liat tadi tidak ada yang rusak, ” tandasnya.
Dia mengungkapkan, penyebab tergenangnya air dikarenakan intensitas curah hujan cukup tinggi, sehingga drainase yang ada di sekitar meluap.
“Air masuk karena rendahnya lokasi sarana ibadah dan madrasah dan banyak drainase di sekitar yang tersumbat dan terdapat drainase kecil sehingga airnya meluap ke badan jalan dan masuk ke dalam rumah warga serta Masjid, ” ungkapnya.
Dia mengimbau agar masyarakat Kota Parepare peduli akan kebersihan, jangan membuang sampah sembarangan dan juga pada di got yang menyebabkan got tersumbat itu untuk mencegah terjadinya banjir dimana-mana.
Salah seorang warga Andika mengakui rumahnya masuk air saat hujan deras pada Rabu malam lalu setinggi lutut orang dewasa. Bahkan sepanjang Jalan Lasinrang dan Jalan Lahalede terendam air.
(mup/C)

