Site icon Berita Kota Makassar

Bapemperda Sulsel Dorong Inovasi Ketahanan Pangan

MAKASSAR, BKM–Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke PT. Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), Senin (13/5).
Kunker ini dipimpin langsung Rudy Pieter Goni selaku Ketua Bapemperda didampingi Wakil Ketua dan segenap Anggota. Turut hadir Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Biro Hukum Setda Sulsel.
Pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Rice Plant Cipinang PT. Food Station ini diterima langsung Ronny Lisapaly selaku Direktur Operasional & Bisnis dan didampingi Muhammad Ghazali Malik selaku Kepala Divisi Supply Chain PT. Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda).

Di awal pertemuan, RPG menyampaikan bahwa Bapemperda hadir dalam rangka mendapatkan informasi dan sharing pendapat terhadap pengajuan Rancangan Perda di Luar Propemperda Tahun 2024 yaitu Rancangan Perda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi, yang dimana nantinya akan mengatur hal-hal yang terkait dengan pengadaan dan pengelolaan pangan di Sulsel. “Kita mengharapkan adanya informasi untuk memperkaya khazanah dari Ranperda berkaitan dengan apa yang menjadi capaian PT. Food Station sebagai pilar ketahanan pangan di Provinsi DKI Jakarta,”ujar RPG.
Seperti diketahui bahwa penyelenggaraan cadangan pangan di Provinsi DKI Jakarta ini dikelola PT. Food Station Tjipinang Jaya, sebuah BUMD yang bergerak dalam bidang distribusi, penjualan, jasa pergudangan, dan pengangkutan bahan pangan (beras). PT. Food Station Tjipinang Jaya memiliki peran dan fungsi strategis sebagai pilar ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, sebagai pusat pilar ketahanan pangan pokok yang mencakup antar daerah dan antar pulau, serta menjadi instrumen pemerintah untuk mengendalikan harga beras di DKI Jakarta dan menjadi acuan harga bagi pasar beras nasional.

Ronny Lisapaly selaku Direktur Operasional & Bisnis tentunya sangat mengapresiasi kunjungan kerja yang dilakukan oleh Bapemperda DPRD Prov. Sulsel ini. Tentunya dengan adanya sharing pendapat ini menjadi hal yang baik dalam rangka penyelenggaran cadangan pangan pemerintah provinsi. PT. Food Station dalam menjalankan kegiatan bisnisnya berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola korporasi yang baik dengan menerapkan prinsip – prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang juga tertuang dalam nilai-nilai perusahaan yaitu Integritas, Profesional, Inovatif, Pelayanan Prima dan Kolaborasi sehingga Perusahaan dapat berdaya saing yang tinggi di dalam era globalisasi, tambahnya.

Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun, PT. Food Station Tjipinang Jaya berkomitmen untuk menjalankan kegiatan bisnisnya secara profesional dan penguasaan teknis yang tinggi mulai dari kegiatan hulu sampai hilir. Potensi lahan pertanian Indonesia yang besar dikelola secara serius, dimana saat ini PT. Food Station Tjipinang Jaya akan menjadi salah satu pengelola Kawasan Pangan Nasional. Sektor hilir PT. Food Station Tjipinang Jaya meliputi kegiatan pendistribusian pangan dan komoditi lainnya, penyewaan pertokoan dan pergudangan serta pergudangan dalam sistem resi gudang.
Berorientasi pada kepentingan pelanggan juga merupakan suatu hal yang menjadi komitmen PT. Food Station Tjipinang, agar dapat berperan dalam memberikan nilai tambah bagi kemajuan dan pendapatan asli daerah serta peningkatan pendapatan khususnya bagi Petani.
Muhammad Ghazali Malik menambahkan bahwa aktivitas pengadaan beras dan komoditi lainnya sepenuhnya dilakukan dengan bekerjasama dengan para produsen beras atau penggilingan padi di seluruh Indonesia, ditujukan untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan. (rif)

Exit mobile version