BELOPA, BKM — Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan, Jumat (2/5) lalu mengundang simpatik dan keprihatinan publik. Betapa tidak, bencana alam ini membuat ratusan rumah warga terendam dan merusak fasilitas publik seperti akses jalan dan jembatan.
Tak hanya itu, banjir dan longsor yang dipicu tingginya curah hujan membuat semua unsur pemerintahan di Sulsel bergerak langsung ke lokasi. Mulai dari PJ Gubernur Sulsel Bahtiar, Kapolda Sulsel Irjen (Pol) Andi Rian Djajadi hingga Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, terjun langsung ke lokasi bencana.
Bahkan di kawasan terparah dan terisolir akibat bencana di lereng pegunungan Latimojong, Bahtiar dan Irjen Pol Andi Rian terlibat langsung dalam proses distribusi logistik kebutuhan pokok dan evakuasi warga.
Begitu juga Mayjen TNI Bobby Rinal, terbang langsung ke Kecamatan Latimojong dan mengerahkan anggota bersama Brimob Polda Sulsel untuk siaga di kawasan pegunungan Latimojong itu. Di level kabupaten, pejabat di tingkat Kabupaten Luwu, juga ikut bergerak langsung memobilisasi bantuan termasuk evakuasi warga.
Salah satunya, Kapolres Luwu AKBP Arisandi yang ikut terlibat langsung dalam pendistribusian bantuan menggunakan helikopter AW 169 Polri. Arisandi terlihat beberapa kali terlibat langsung memikul bantuan sembako ke korban banjir, khususnya di desa terisolir karena jalannya longsor atau jembatan penghubungnya putus akibat banjir bandang.
Mulai dari mengangkat hingga menurunkan bantuan ke dan dari heli saat mendarat di Latimojong. Tidak hanya itu, Arisandi juga aktif melakukan proses evakuasi warga dari desa terisolir menuju posko Induk Lapangan Andi Djemma. Dia kerap tertangkap kamera membopong lansia hingga anak-anak naik dan turun dari heli.
