MAKALE, BKM — Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulsel mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan poros Simbuang-Mappak yang terputus akibat tanah longsor. Sejauh ini ada 11 titik longsor yang menutupi badan jalan hingga membuat arus lalu lintas dan roda ekonomi terganggu.
Kepala Lembang Makkodo, Kecamatan Simbuang, Sukardi Kombongkila kepada BKM menjelaskan sudah tujuh titik longsor yang dibersihkan menggunakan alat berat dari 11 titik yang ditemukan. Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulsel bersama Dinas PUTR Tator memindahkan material longsor tanah bercampur batu.
”Kita berharap pembersihan material longsor segera tuntas apalagi cuaca bersahabat sehingga mendukung proses normalisasi,”ujar Sukardi.
Tak kalah menariknya adalah masyarakat bersama pemerintah Lembang Makkodo berterima kasih kepada dr Zadrak Tombeg yang telah merogok koceknya membantu pasokan BBM sehingga proses evakuasi material longsor berjalan lancar.
”Kami mengapresiasi dan salut dari warga Simbuang kepada Ketua Partai Gerindra Tator atas kepeduliannya,” jelasnya.
Pihaknya berharap dalam waktu singkat pembersihan material longsor sampai di Masuppu sehingga perjalanan ke Simbuang-Mappak bisa berjalan lancar. Komitmen pihaknya mendorong pembangunan di wilayah terpencil bagian Barat Tana Toraja terus dilapangan standby mengawasi proses normalisasi lancar maupun kendala tehnis dilapang teratasi.
Sebelumnya gegara jalan poros Simbuang-Mappak yang lumpuh karena tertimbun longsor membuat Ambulance tidak bisa melintas. Seorang Ibu hamil Maru (30) warga Dusun Kanan, Lembang Pongbembe, kecamatan Simbuang dirujuk Puskesnas Lekke ke RS di Makale diantar keluarganya gunakan kendaraan sepeda motor namun melahirkan dalam perjalanan. Ibu Maru selamat dan dirawat di Puskesmas Lekke hanya Tuhan berkehendak lain bayinya tidak tertolong dan meninggal. (gus/C)
