Site icon Berita Kota Makassar

Kantor Perwakilan LPS di Makassar Resmi Beroperasi, Bawahi Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua

MAKASSAR, BKM — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mengoperasikan kantor perwakilannya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kantor Perwakilan LPS III Makassar ini membawahi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Peresmian kantor LPS di Makassar dilakukan Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa bersama Pj gubernur Sulawesi Selatan diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Keuangan, Since Erna Lamda, dan Wakil Ketua MPR RI, Amir Uskar, di Gedung Graha Pena Lantai 17, Jalan Urip Sumohardjo No.20 Makassar, Jumat pagi (17/5). 

Sebelum di Makassar, LPS telah membuka kantor perwakilannya di Medan, Sumatera Utara, pada 3 Mei 2024. Selanjutnya, LPS juga akan meresmikan pengoperasian kantor perwakilannya di Surabaya, Jawa Timur, pada akhir Mei 2024 mendatang.
Pembukaan Kantor Perwakilan LPS III Makassar ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sekaligus meningkatkan kepercayaan kepada nasabah bank.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Ketua Anggota Dewan Komisioner LPS, Lana Soelistianingsih dan Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank, Didik Madiyono, serta Wakil Ketua MPR RI, Amir Uskara.
Dalam sambutannya sebelum melakukan peresmian, Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan, pemilihan Makassar sebagai salah satu lokasi kantor perwakilan LPS didasari pertimbangan bahwa Makassar menjadi salah satu daerah penyokong pertumbuhan ekonomi Sulawesi secara umum.
Purbaya mengatakan, Makassar merupakan salah satu daerah dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang baik. Hal ini terlihat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan I-2024 sebesar 4,82 persen year on year (yoy).
Hal tersebut berbanding lurus dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Sulawesi Selatan per Februari 2024 yang mencapai 8,42 persen (yoy) dengan nominal sebesar Rp127,19 triliun dan didukung aset perbankan mencapai Rp190,95 triliun terdiri dari aset Bank Umum sebesar Rp187,30 triliun dan aset BPR sebesar Rp3,65 triliun. 

”Dengan dibukanya Kantor Perwakilan LPS di Makassar, anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Provinsi Sulawesi Selatan sudah lengkap yang beranggotakan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan,” ujar Purbaya.  
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Keuangan, Since Erna Lamda, dalam sambutannya mengatakan, kehadiran LPS di Makassar merupakan bukti nyata komitmen LPS dalam memberikan perlindungan dan stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
”LPS memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan melalui berbagai program, salah satunya adalah program penjaminan simpanan nasabah perbankan, hal ini tentu akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan dan mendorong masyarakat untuk menabung di bank,” ujarnya.
Untuk memperlancar tugas-tugas LPS di Sulawesi, Maluku, dan Papua, LPS menunjuk Fuad Zaen menjadi Kepala Kantor Perwakilan LPS III. (mir)

Exit mobile version