Site icon Berita Kota Makassar

Pj Gubernur Zudah tak Bawa Program Baru

MAKASSAR, BKM –Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Zudan Arif Fakrulloh usai dilantik akhir pekan kemarin berkomitmen akan melanjutkan pembangunan yang sudah ada dan segera bekerja dan bergerak cepat memajukan Provinsi Sulsel.

Hal ini ditegaskan Zudah Arief saat menggelar rapat terbatas bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel, di Mess Pemda Sulsel di Jalan Yusuf Adiwinata No.46, RT.6/RW.5, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Jakarta.
Rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel.”kita melakukan rapat dengan pimpinan terbatas dengan Kepala OPD yang sudah ada di Jakarta waktu pelantikan kemarin. Nah ini merupakan koordinasi awal,” kata Prof Zudan.

Prof Zudan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan stabilitas pemerintahan dan melanjutkan program-program strategis yang telah dirancang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.
“Bagaimana saya sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan yang baru bisa melanjutkan program-program yang sudah tersusun di RKPD 2024 dan APBD 2024,” jelasnya.

Dia melanjutkan, sebagai Penjabat yang masuk di tengah, maka tidak membawa program baru. Prof Zudan menekankan, yang harus diketahui bahwa Penjabat yang masuk di tengah tugasnya adalah menyelenggarakan tiga pekerjaan besar utama.
“Yakni pekerjaan pemerintahan, pekerjaan atau tugas pembangunan dan tugas sosial kemasyarakatan, yang sudah dibungkus di dalam RKPD dan di dalam APBD,” ucapnya.

Untuk itu, maka akan dilakukan dengan peningkatan kualitas layanan publik, kecepatan pelayanan publiknya, selanjutnya digitalisasinya. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya terobosan-terobosan baru yang akan dicanangkan untuk mempercepat pembangunan di Sulsel. “Kemudian masalah-masalah yang mungkin terjadi, akan kita mitigasi agar bisa selesai lebih cepat. Nah di rapat awal, itu tadi empat hal kita lakukan,” tegas Prof Zudan.
Terpisah, Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Kinerja Pemerintah (LPKP) Sulsel Erman Rani berharap Pj Gubernur Sulsel yang baru Prof Zudan Arif Fakrulloh untuk tidak melakukan mutasi pejabat yang sudah ada.Karena jika mutasi terus dilakukan otomatis menghambat roda pemerintahan.Ia juga meminta Prof Zudah untuk rajin turun ke daerah melihat dan mendengar apa apa kebutuhan di setiap daerah.”Saya minta jangan dulu ada mutasi pejabat, biarkan pejabat bekerja cepat bersama pak pj gubernur.Termasuk mendengarkan keluhan daerah, sehingga dibutuhkan kehadiran pj gubernur tersebut,”ujarnya.(jun)

Exit mobile version