Site icon Berita Kota Makassar

Kementan Bagi Bantuan Senilai Rp300 Miliar

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menerbitkan imbauan agar lapangan upacara di Kantor Gubernur Sulsel dikosongkan pada Senin (27/5) hari ini. Hal itu dilakukan untuk memudahkan proses penyerahan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia senilai Rp300 miliar, yang rencananya akan dihadiri oleh ratusan masyarakat penerima manfaat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pemprov Sulsel Andi Arwien Azis, menjelaskan bahwa imbauan tersebut disampaikan lebih awal sebagai antisipasi terhadap kemungkinan penumpukan kendaraan saat acara berlangsung. Imbauan ini bertujuan untuk menghindari kemacetan yang parah di sekitar kantor Gubernur Sulsel.

Andi Arwien menegaskan bahwa imbauan tersebut merupakan upaya rekayasa parkir dan lalu lintas agar acara berlangsung lancar tanpa adanya hambatan yang berarti.

Dia juga menjelaskan bahwa para pejabat dapat diantar oleh sopirnya dan kemudian kendaraan dapat diparkir di tempat lain untuk sementara waktu.

Kepala Bidang Humas Dinas Kominfo SP Sulsel Fitrah, menambahkan bahwa kosongkannya lapangan upacara kantor Gubernur Sulsel menjadi kebiasaan yang dilakukan ketika ada acara besar atau upacara pada hari-hari tertentu.
IHimbauan tersebut biasanya disampaikan minimal 2-3 hari sebelum acara dimulai untuk memberi waktu kepada masyarakat agar mengosongkan area tersebut.

“Imbauan itu disampaikan agar tidak membuat kemacetan. Dengan di parkirkan di sejumlah tempat parkir yang tersedia akan menghindari kepadatan kendaraan, karena tamu undangan yang hadir sekitar 2000 orang nantinya,” jelas Fitrah, Minggu (26/5).

Imbauan ini bukan kali pertama disampaikan. Sebab hampir semua kegiatan, baik internal Pemprov Sulsel maupun kegiatan antara Pemprov Sulsel dengan kementerian memang ada penyampaian khusus parkiran demi kelancaran acara tersebut.

“Di Kantor Gubernur kan ada beberapa space parkiran kendaraan. Salah satunya di lapangan upacara di belakang. Biasanya digunakan untuk parkiran pegawai. Itu yang kami imbau tidak memarkirkan kendaraan pada hari Senin, karena akan ada bantuan dari Menteri Pertanian yang akan diserahkan di Lapangan,” ujar Fitrah.

Penjabat Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Andi Muhammad Arsjad menerangkan, bahwa hasil rapat disepakati guna menghindari kemacetan maka dilakukan droping bagi yang membawa kendaraannya.

“Kemarin dari rapat dengan Satpol PP, pertimbangan akan banyak orang. Jadi banyak kendaraan. Ada sekitar 2000-an orang untuk penerimaan bantuan. Satpol PP mengantisipasi kemacetan. Namanya imbauan, jadi artinya bisa dilaksanakan kalau misalnya bisa masuk ya tidak apa-apa. Tapi kan ini imbauan saja untuk pejabat pejabat eselon III bisa drop saja. Tidak terlalu. Secara tekhnisnya hanya menghindari kemacetan saja,” terang Muhammad Arsjad saat dikonfirmasi, Minggu (26/5).

“Satpol PP yang usulkan suratnya. Jadi setelah dikonfirmasi ini sifatnya imbauan, tidak wajib. Artinya, teman-teman yang mungkin punya kepentingan punya kendaraan harus masuk kalau bisa droping,” jelasnya.

Diketahui, Kementan RI akan menyerahkan bantuan senilai Rp300 miliar untuk masyarakat Sulsel. Penyerahan bantuan tersebut sebagai upaya peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. (jun)

Exit mobile version