MAKASSAR, BKM–Ribuan warga Kota Makassar hadir mengiringi Ahmad Susanto mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Wali Kota Makassar di PKS dan PAN, Sabtu (25/5).
Ketua KONI Kota Makassar tersebut menegaskan kesiapannya untuk bertarung dalam perebutan kursi orang nomor satu di Kota Daeng. Ia menekankan bahwa tidak ada upaya setengah-setengah dalam memajukan Makassar.
“Sudah saatnya yang muda ambil bagian. Saya sudah mantap bertarung dan siap membangun Makassar menjadi kota yang luar biasa. Jadi bukan sekadar baik, harus luar biasa,” ujarnya.
Ahmad Susanto juga menambahkan bahwa membangun Makassar tidak cukup hanya dengan semangat. Dibutuhkan pengalaman, keberanian, dan dukungan luas dari masyarakat.
“Saya tidak maju dengan modal kosong. Saya memiliki pengalaman 22 tahun di birokrasi, organisasi, lembaga, bisnis, dan banyak bidang lainnya. Tentu ini menjadi modal utama saya, ditambah dengan semangat muda yang lebih lincah dibanding yang sudah tua,” tuturnya.
Ia berharap partai politik mendukung niat baiknya, karena partai politik adalah elemen penting dalam proses menuju pertarungan di Piwali.
“Tentu PKS dan PAN juga saya harapkan tetap berjalan bersama kami. Kita akan berjuang bersama, menang bersama, dan membangun Kota Makassar bersama-sama juga,” harapnya.
Di DPD PAN Makassar, Ahmad Susanto dan rombongan disambut oleh Ketua DPD PAN Makassar, Hamzah Hamid, beserta jajaran pengurus saat mengembalikan formulir pendaftaran di kantor mereka, Jalan Abdullah Dg Sirua.
Hamzah menegaskan siap mendukung penuh Ahmad Susanto dalam kontestasi Pilwali Makassar November mendatang. Menurutnya, tidak ada kandidat yang lebih layak selain Ahmad Susanto karena ia mengenal betul kapasitas dan kemampuannya.
“Bagi saya dan DPD PAN Makassar, tidak ada yang lebih layak dari Pak Ahmad Susanto. Namun, yang menentukan adalah DPP, tugas kami hanya mengirim nama dan menyarankan,” ujar Hamzah Hamid.
Hamzah, yang juga Caleg DPRD Sulsel terpilih, mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Ahmad Susanto, sehingga secara pribadi tidak ada alasan untuk tidak mendukungnya.
“Saya kenal Pak Ahmad Susanto sudah lama, bukan hanya di momen Pilkada. Saya hampir setiap hari keliling warkop dengan dia. Makanya saya pastikan PAN tidak akan menjadi penonton,” tegasnya.
Ia juga menyarankan kepada Ketua KONI Makassar tersebut untuk membangun komunikasi intens dengan DPW dan DPP agar lebih mudah mendapatkan rekomendasi menuju Pilwali.
“Kami menyarankan Pak Ahmad untuk berkomunikasi dengan DPW dan DPP. Kalau perlu, kami akan menemani supaya lebih mudah mendapatkan rekomendasi menuju Pilwalkot,” jelasnya. (jun/rif)
