MAKASSAR, BKM — Seorang peserta lari Makassar Half Marathon (MHM) yang digelar Minggu (2/6) meninggal dunia saat mengikuti event tersebut. Andi Pallawagau Galigo ikut serta dalam kategori Half Marathon Nasional Master A untuk usia 42 tahun.
Kejadian bermula ketika ia terjatuh di kilometer 5,68. Director IDEA Run Safrita Aryana menjelaskan, tim medis yang terdiri dari running doctors dan paramedis segera memberikan penanganan medis darurat. Dalam waktu singkat, ambulans tiba di lokasi untuk memberikan tindakan medis lebih lanjut di ambulans sembari mengevakuasi almarhum ke Rumah Sakit Primaya. Proses evakuasi juga didampingi oleh Koordinator Medis Makassar Half Marathon.
Setibanya di Rumah Sakit Primaya, almarhum segera mendapatkan penanganan medis intensif. “Namun, dengan sangat menyesal, kami menginformasikan bahwa upaya medis tidak berhasil, dan almarhum dinyatakan meninggal dunia tak lama kemudian,” ungkap Safrita.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Makassar Andi Lengka Bau Djemma menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. “Kami telah menghubungi keluarga almarhum untuk koordinasi lebih lanjut mengenai proses pemulangan jenazah. Almarhum telah dibawa ke rumah duka untuk persiapan pemakaman,” kata lelaki yang akrab disapa Andi Engka ini.
Dia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis, running doctors, paramedis, dan pihak Rumah Sakit Primaya atas upaya maksimal yang telah diberikan. “Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kesehatan bagi para peserta di ajang-ajang selanjutnya. Semoga almarhum Andi Pallawagau Galigo mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, event Half Marathon merupakan ajang lomba lari jarak jauh tahunan yang diselenggarakan di Makassar sejak tahun 2019. Hal itu berkolerasi dengan meningkatnya minat peserta sehingga bertambah pula jumlah peserta yang bergabung setiap tahunnya.
Dia mengatakan, jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan ini sekitar 6.000 orang lebih. Tercatat pula sejumlah pelari internasional asal Amerika, Afrika, Jerman dan Jepang, yang bergabung.
“Ini adalah tahun ketiga MHM dilaksanakan dengan konsep restorasi dari MHM sebelumnya (2017-2019). Restorasi pada segala aspek ini diharapkan akan menjadikan MHM sebagai ajang lari half marathon bermutu terbesar di Indonesia timur,”ungkapnya.
Sebelum dilaksanakan pada tanggal 2 Juni nanti MHM 2024 mempunyai serangkaian agenda Road to MHM yang dilaksanakan pada bulan Maret mendatang. Di antara agenda tersebut, terdapat MHM Training Program yang merupakan program gratis untuk calon peserta agar pada saat event berada dalam kondisi prima dan fit untuk mencapai target finish. (rhm)
