pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Bocah SD Temukan Mayat di Tengah Kebun Bambu

OTOPSI -- Sejumlah personel kepolisian dari Polsek Tanralili mendatangi rumah korban untuk menawarkan melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

MAROS, BKM — Dua bocah SD (Sekolah Dasar) di Kabupaten Maros yang sedang melakukan perjalanan mancing tanpa sengaja menemukan sesosok mayat tergeletak di tengah kebun bambu.
”Iya (ditemukan mayat), di Dusun Tanadidi, Desa Allaere, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros oleh dua anak kecil,” ucap Kapolsek Tanralili, Iptu Abdul Malik, Kamis (6/6).

Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita pada hari Kamis oleh Takwa (12) dan Madong (12) yang berencana pergi memancing di Sungai Dusun Bonto Tangnga, Desa Allaere.

Kedua bocah itu, kata Kapolsek Tanralili, melihat orang tua dengan posisi terlentang di tanah dalam keadaan mulutnya dipenuhi semut. Segera, Takwa dan Madong pulang ke rumahnya di Dusun Bonto Lempangan, Desa Tanete, Kecamatan Simbang.
Takwa kemudian melaporkan kepada ayahnya bernama Jama (45) tentang penemuan mayat yang dilihatnya. Awalnya, Juma tidak percaya kepada anaknya. Karena dikira hanya bercanda. Karena anaknya bersikeras, ia kemudian bersama-sama pergi ke lokasi yang dimaksud.

”Juma kaget ketika tiba di lokasi. Ia melihat sosok mayat yang ia kenal bernama Daeng Haba (65),” kata Iptu Abdul Malik.
Juma kemudian menyuruh anaknya ke rumah Daeng Haba di Dusun Tanadidi, Desa Allaere, Kecamatan Tanralili untuk memberitahu istrinya Nursia (50). Bersama beberapa warga, Nursia mendatangi lokasi kejadian kemudian membawa pulang mayat tersebut.
Kapolsek Tanralili, Iptu Abdul Malik menyatakan, pihaknya telah mendatangi rumah almarhum dan keluarga menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan. (ari/c)



×


Dua Bocah SD Temukan Mayat di Tengah Kebun Bambu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link