MAKASSAR, BKM–Ketua OKK Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar Sampara Sarif mengatakan PPP tak boleh lagi menjadi penonton di kontestasi pemilihan wali kota (Pilwali) Makassar kali ini, mengingat ada kader internal yang mumpuni masuk di eksekutif.
“Yah kita hanya mendorong, kalau memang belum mau dibuat apa. Kami ini kader PPP tahu betul bagaimana mendorong calon dan mengawal kepentingan masyarakat sehingga ajang Pilwali tahun ini menjadi momentum yang tepat,” tuturnya.
Seperti diketahui, sekretaris DPC PPP Kota Makassar Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) mengaku dirinya tidak mau lantaran tahu diri.
Ketika dipertanyakan alasan tidak maju menjadi bakal calon wakil wali kota Makassar jelang Pilwali Makassar 2024 mendampingi Indira Yusuf Ismail, RTQ mengaku tahu diri.
Banyak kader internal PPP Makassar yang mendorong dirinya maju menjadi bakal calon wakil wali Kota Makassar di periode berikutnya. Namun RTQ mengaku tahu diri dengan kemampuannya, sehingga belum punya niat maju di Pilwali Makassar.
“Belum lah, saya tahu diri belum waktunya maju di Pilwali kali ini. Apalagi dampingi beliau (istri Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto). Saya ini baru di beberapa kecamatan, belum sampai 15 kecamatan di Makassar,” ungkapnya, Jumat (7/6).
Menurut RTQ yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Makassar itu, banyak hal yang memang diperhitungkan kan untuk maju di Pilwali Makassar, utamanya dongkrak suara. Sekalipun diinternal partainya cukup banyak dorongan untuk maju di Pilwali mendampingi Indira.
Kedekatan yang dijalin dirinya dengan Danny Pomanto dan Indira sesungguhnya diakuinya hanya menjalankan perintah partai. “Tetapi dukungan itu tidak pernah kita komunikasikan baik ke Bu Indira maupun Pak Danny saya akan menjadi wakil,” katanya. (ita/rif)
