pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemimpin Berintegritas

Mutiara Prodi Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar

PEMIMPIN yang terpilih pada pilkada tahun ini haruslah yang berintegritas. Mereka yang menunjukkan sikap tulus dan konsisten, serta memiliki keteguhan hati serta karakter guna menuntun dan membina masyarakat.
Pemimpin yang berintegritas akan bertindak sesuai dengan perkataannya. Tanpa integritas, pemerintahan tidak dapat berjalan secara efektif dan efisien dalam mewujudkan visi dan misi pelayanannya. Integritas seorang pemimpin sangat dibutuhkan sebagai pengendali roda pemerintahan atau pengarah kebijakan. Karena tanpa itu, pemimpin tersebut akan cenderung melahirkan proses kepemimpinan yang tidak sehat bahkan menuju perilaku korupsi, kolusi,dan nepotisme yang memiliki dampak jangka panjang terhadap performa keberlangsungan pemerintahan.
Integritas merupakan hal penting dalam memimpin suatu daerah. Sikap integritas adalah salah satu kunci vital keberhasilan pemerintahan. Semua keputusan, pergerakan dan laju pembangunan membutuhkan integritas.
Alasan lain mengapa integritas menjadi penting adalah sebagai dasar untuk membangun elemen pemerintahan yang kuat. Visi dan misi sebuah pemerintahan daerah harus dicapai melalui kerja keras dan membutuhkan bimbingan dari orang yang memiliki kemampuan dalam mempimpin yang sangat kuat pula.

Dengan kekuatan integritas yang baik dan kerja sama tim maka setiap hambatan dan rintangan dapat dihadapi dengan mudah. Nilai pemimpin yang berintegritas meliputi rasa jujur, bertanggung jawab, dan sikap disiplin.
Menjadi pemimpin berintegritas akan membuatnya menjadi patuh dalam penerapan hukum yang ada. Meski memiliki otoritas yang kuat sebagai pemimpin daerah ia tidak akan semena-mena dalam menerapkan suatu kebijakan, sebab kebijakan harus memberikan kemaslahatan bagi seluruh elemen masyarakat.
Sikap integritas juga telah dicontohkan oleh beberapa tokoh pahlawan nasional, seperti sosok Wakil Presiden RI pertama M Hatta. Beliau bukan sosok yang mengejar jabatan dan harta. Hatta juga menolak ketika akan diberikan rumah yang lebih besar setelah berhenti menjadi wapres. Ia khawatir uang pensiunnya tak mampu membiayai perawatan rumah.

Bahkan salah satu kisah yang membuat kita mengenang sosok Hatta, yakni tentang keinginannya membeli sepatu Bally. Sejak dahulu ia menyimpan keinginan untuk membeli sepatu berharga mahal itu. Dia pun sampai menyimpan potongan kertas tentang sepatu Bally. Namun hingga meninggal pada 14 Maret 1980, keinginan Hatta untuk membeli sepatu itu tak terwujud. Hatta memilih hidup sederhana.
Integritas adalah faktor kepemimpinan yang paling penting. Integritas bukanlah apa yang kita lakukan, melainkan cara kita dalam menetapkan nilai-nilai dan norma-norma yang sesuai bagi diri kita sendiri. Sehingga pada akhirnya siapa diri kita akan menentukan apa yang kita lakukan. Hal yang bisa dikatakan sulit dalam integritas kepemimpinan adalah ketika terjadi perbedaan nilai, norma ataupun kepentingan.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemukan para pemimpin atau politisi yang memiliki integritas rendah. Contohnya adalah menjanjikan sesuatu, namun di lapangan yang dikerjakannya berbeda. Kurangnya integritas inilah yang juga menyebabkan pemberantasan korupsi di Indonesia berjalan di tempat.
Oleh sebab itu, dalam kontestasi pilkada nantinya kita harus benar-benar mengkaji setiap janji yang keluar dari lisan para paslon. Sebab janji yang diucapkan harus direalisasikan tanpa ada proses tawar menawar dalam pelaksanaannya.

Integritas adalah sebuah sikap yang dihasilkan dari penerapan prinsip moral yang tinggi dan tanpa kompromi mematuhinya. Integritas juga dapat didefinisikan sebagai praktik melakukan hal yang benar menurut moral dan nilai-nilai yang dipercaya sepanjang waktu. Integritas bukanlah talenta yang dibawa sejak lahir, melainkan sikap yang dibangun dalam perjalanan bertumbuh dengan moral dan keyakinan yang dipercaya.
Integritas dapat terlihat ketika seseorang harus memutuskan sesuatu atau memulai langkah baru. Misalnya, ketika seseorang teguh pada pendiriannya untuk berperilaku jujur meski dalam kondisi sulit dan di bawah tekanan, ia tidak mengambil jalan pintas dan nekat melakukan pelanggaran. Di situ sikap integritasnya terlihat. (yus)



×


Pemimpin Berintegritas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link