MAROS, BKM — Wisuda santri Sekolah Putri Darul Istiqamah (Spidi) di Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu (12/6), cukup spesial. Sejumlah tokoh hadir. Di antaranya Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari.
Di sela acara juga ditampilkan video testimoni dari Anies Baswedan. Tokoh nasional yang dikenal aktif di dunia pendidikan. ”Ini merupakan pembuka jenjang berikutnya. Kembangkan potensi diri. Bekerja keras untuk melampaui semua cita-cita. Selamat untuk kelulusannya,” pesan Anies kepada para wisudawan.
Spidi melepas 39 orang di tingkatan SMA dan 69 orang tingkatan SMP. Ada juga wisuda 20 orang khusus Sekolah Alam Darul Istiqamah atau Sadiq (tingkat PAUD).
Direktur Pendidikan Spidi, Riza Sativani Hayati, mengatakan, ada 36 santri yang menuntaskan hafalan 30 Juz Al Qur’an. Mereka khusus yang jurusan tahfiz. Setiap santri wajib menghafal minimal dua juz dalam satu tahun.
”’Jadi kalau tiga tahun minimal 6 juz baru tamat,”’ sebutnya.
Tahun ini, Spidi berhasil meraih 455 prestasi. Sebanyak 92 persen di antaranya level nasional. Ketua Dewan Pembina Spidi dan Sadiq, Muzayyin Arif, sebelum memberi kata sambutan terlebih dahulu melontarkan pantun.
Muzayyin mengatakan, wisuda hari ini merupakan bukti majunya pendidikan di Sulsel, termasuk di Kabupaten Maros. ”Tujuan pendidikan adalah memanusiakan manusia,” tutur wakil ketua DPRD Sulsel itu.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika Sari, menitipkan pesan kepada seluruh santri agar ilmu yang didapat digunakan untuk kegiatan positif.
Menurut Ina, hal paling utama dimiliki seorang perempuan adalah ilmu. Politikus Golkar itu mengatakan, Spidi merupakan salah satu sekolah terbaik di Sulsel. ”Seandainya saya masih punya anak perempuan saya akan masukkan di sekolah putri Darul Istiqamah,” sebut Ina. (ari/c)
