MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan event berskala internasional, Festival Delapan (F8) pada Juli mendatang.
Saat memimpin rapat koordinasi yang dihadiri seluruh Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga direktur perusda, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan sejumlah instruksi dan informasi.
Orang nomor satu Makassar itu mengatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya, panggung utama F8 kali ini akan ditempatkan di sekitar kawasan tugu Makassar Naval Exercise Komodo (MNEK).
Alasan sehingga panggung utama ditempatkan di sana agar vienya lebih dinamis.
“Kawasan MNEK akan dibuka menjadi panggung utama,” kata Danny.
Selain itu, Danny menginstruksikan kepada sejumlah OPD terkait untuk menggali jalur yang akan dilalui kapal Phinisi. Karena dalam perhelatan F8 tersebut, rencananya kapal kebanggaan orang Bugis Makassar itu akan menjadi salah satu lokasi untuk menjamu tamu-tamu penting.
Namun diperkirakan saat pagelaran F8 berlangsung, air laut akan surut sampai batas terendah sehingga tidak memungkinkan kapal Phinisi untuk melintas.
“Skenario makan malam, dalam prediksi pasang terendah khawatir kapalnya tidak bisa masuk. Kita bikin skenario dipastikan pengerukan. Pinjam tongkang yang nganggur.
Karena itu saya minta dilakukan penggalian untuk jalur Phinisi. Kalau perlu, buatkan juga dermaga,” kata Danny, Rabu (19/6) di Ruang Rapat Sipakatau.
Dia juga meminta agar Perusda Parkir sudah mulai merancang sistem perparkiran selama F8 berlangsung.
Untuk Dinas Perhubungan, Danny menginstruksikan agar segera membuat rekayasa lalu lintas sudah dirancang.
“Untuk rekayasa lalu lintas, saya minta Dinas Perhubungan tuntaskan memamg. Minggu depan, minus 30 hari, sudah adami rekayasanya,” tegas Danny.
Untuk Bagian Protokol dan penerimaan tamu, Wali Kota Makassar dua periode itu menuntut mereka harus betul-betul cakap. Karena pengalaman saat penyelenggaraan F8 sebelumnya, sistem tiketing dan exit dinilai belum terlalu nyaman.
Dia juga meminta ke camat Ujung Pandang, Mariso, dan Tamalate untuk turun membersihkan laut di sekitar area F8 berlangsung.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem menerangkan saat ini PT F8 Indonesia sedang mematangkan konsep kegiatan agar bisa lebih spektakuler dibanding penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini sebagai supporting membantu untuk mensosialisasikan event F8 ke pemerintah daerah seluruh Indonesia, termasuk luar negeri.
“Kita pemerintah akan support mendatangkan tamu-tamu dari pemerintah, negara-negara lain itu dari kami. Sementara dari konsep diserahkan sepenuhnya dengan pihak F8 berkoordinasi dengan pemerintah juga,” jelasnya.
Dia melanjutkan, saat ini, negara mengkonfirmasi akan hadir dalam gelaran Makassar International Eight Festival and Forum (F8).
Selain Australia dan Singapura, India juga akan berkontribusi memberikan penampilan terbaiknya dalam event tahunan ini.
“India akan membawakan tarian dengan memboyong 20 personelnya ke Makassar,” kata mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Makassar itu.
Melalui Konsulat Jenderal India Shashank Vikram juga menyampaikan akan andil pada F8 Makassar.
“India diajak bergabung di F8 tahun ini. Konjen India sudah menawarkan grup dance langsung dari India. Jadi sudah ada tiga partisipan negara Australia, Singapura dan India,” ucap Muhammad Roem.(rhm)
