MAKASSAR,BKM–Pemerintah Provinsi Sulsel berencana akan merefocusing anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2024.Saat ini sudah masuk dalam tahap penggodokan.
Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang. Ia mengatakan, rencana refocusing anggaran ini dilakukan guna menyelesaikan warisan hutang.
“Hal-hal yang berkaitan dengan itu mungkin kita lagi menggodok, ya lagi menggodok dengan asumsi bahwa hal-hal yang berkaitan dengan hutan karena memang menjadi kewajiban kita jadi perlu diselesaikan,” kata Darmawan saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (19/6).
Kendati begitu kata dia, belum sampai pada keputusan final karena tahapannya masih berjalan. Akan tetapi, menurutnya upaya refocusing anggaran itu telah dilakukan.
“Tapi yang menjadi keputusan akhir belum, bagaimana nanti posisinya kita selesaikan sekaligus atau bagaimana itu masih digodok dalam pembahasan, jadi tahapannya ada,” katanya.
Sementara, Kepala BKAD Sulsel Salehuddin tak menampik rencana refocusing anggaran untuk semua OPD. Hal itu dilakukan untuk pembayaran utang.
“Ada rencana (refocusing anggaran) tapi baru inventarisasi belum dipresentasikan ke Pj Gubernur Sulsel, belum rasionalisasi, baru inventarisasi saja,” katanya.
“Untuk pembayaran utang, fokusnya beliau (Pj Gubernur Sulsel) untuk utang saja,” bebernya.
Dia memastikan akan dilakukan refocousimg anggaran karena masih ada beberapa utang yang terbengkalai atau belum dibayarkan.
“Tapi kalau memang rasionalisasi itu kemungkinan besar ada, karena kan di perubahan pasti kita butuh untuk melunasi semua bengkalai bengkalai, kan tidak semua diselesaikan di 2023 kemarin,” tandasnya. (jun)

