MAKALE, BKM — Wakil Bupati Tator dr Zadrak Tombeg menyerahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2023 juga pandangan umum enam fraksi di DPRD dan terakhir jawaban bupati pelaksanaan APBD 2023, Senin (24/6).
Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Yohanis Lintin Paembongan Senin (24/6) mengatakan DPRD menggelar tiga agenda paripurna. Sementara Wabub dr Zadrak Tombeg saat menjawab pandangan fraksi dewan jelaskan, APBD Tator tahun 2023 lalu Rp 1.147.533.420.000. Hari ini mulai dibahas secara konfrehensif pertanggungjawaban pelaksanaannya.
Menurut Zadrak, dalam menyusun APBD, Pemkab melakukan secara cermat dan terukur sesuai kebutuhan masyarakat sehingga perencanaan dapat penuhi semua unsur. LKPJ berisi gambaran hasil penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat kurun satu tahun anggaran 2023.
Ditambahkan total APBD Tana Toraja tahun anggaran 2023 Rp 1.147.533.420.000 terdiri atas tiga komponen yaitu pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah. PAD ditargetkan Rp 137.500.000.000. Jika tahun lalu, pendapatan dari dana transfer sebesar Rp 1.010.206.349.000, tahun ini menurun menjadi Rp 994.033.420.000. Namun pemerintah Tana Toraja menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari Rp 125,5 miliar menjadi Rp 137,5 miliar, sehingga penurunan APBD tidak terjadi secara signifikan.
Naiknya target PAD ini dimungkinkan karena penerimaan daerah dari sektor PAD tahun 2022 bisa mencapai target. Postur APBD Tana Toraja tahun 2022 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah Rp 137.500.000.000. Kemudian Pendapatan Transfer sebesar Rp 994.033.420.000. Sedangkan Pendapan Lain-lain yang sah sebesar Rp 16.000.000.000, sehingga total jumlah pendapatan daerah mencapai Rp 1.147.533.420.000.
Dari sisi belanja, terdiri dari belanja operasional sebesar Rp 820.819.472.066. Selanjutnya belanja modal sebesar Rp 170.405.785.934. Belanja tak terduga sebesar Rp 15.000.000.000. Dan belanja transfer sebesar Rp 141.308.162.000.
Diakui Zadrak, capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan diuraikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ini merupakan kinerja bersama antara semua pihak.
Dia berharap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan Tahun Anggaran 2023 dapat dinilai dan dipandang secara objektif.
”Saya berharap dewan bersedia memberikan penilaian objektif pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan Taba Toraja Tahun Anggaran 2023, ”pungkas Zadrak. (gus/C)

