Site icon Berita Kota Makassar

Tim RSH UNM Gelar Konseling Multikultural

MAKASSAR, BKM — Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (RSH) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Konseling Multikultural di kalangan masyarakat Kajang, Desa Mattoanging, Kabupaten Bulukumba 25 hingga 26 Juni 2024 lalu. 

Ketua Tim RSH UNM, Muh. Syawal Hikmah dalam rilisnya, Senin (1/7/2024) menuturkan bahwa konseling multikultural ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memutus stigma negatif di kalangan masyarakat Kajang terkhusus Desa Mattoanging terhadap kepercayaan lokal suku adat Kajang Ilalang Embayya.

“Selain itu juga kami ingin melestarikan budaya yang menjadi ikonik atau identitas dari kabupaten Bulukumba.
Sebelum kami melaksanakan kegiatan ini, saya dan tim melakukan penyebaran angket terlebih dahulu ke warga desa dengan tujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kepercayaan lokal suku adat Kajang Ilalang Embayya,” jelasnya.

“Setelah itu kami menganalisis angket tersebut. Tim kami mendapatkan bahwa masyarakat desa tersebut memiliki beberapa stigma negative terhadap kepercayaan lokal ilalang embayya Kawasan adat ammatoa, hal inilah menjadi langkah solutif tim RSH UNM dalam memtus stigma negative yakni melakukan konseling multicultural denagn Teknik cognitive disputation perspektif Albert Ellis, “ tuturnya.

Sementara itu, persiapan konseling multikultural ini, membutuhkan waktu satu pekan yang dirangkaikan juga pembuatan media yang berbentuk kartu, yang bernama kartu rasional.

“Kartu rasional ini berisi hasil wawancara dan observasi tim kami di kawasan adat suku Kajang Ilalang Embayya di Desa Tanatoa. Selain itu konsultasi terhadap dosen pendamping yakni Bapak Akhmad Harum. S.Pd. M.Pd terkait dengan teknik yang digunakan dalam konseling multikultural,” jelasnya.

Ia menjelaskan, persiapan sebelum konseling multikultural ini selama kurang lebih satu pekan lamanya dan berkonsultasi dengan dosen pendamping terkait dengan penerapan teknik yang digunakan dalam sesi konseling.

Warga sangat antusias saat pembukaan kegiatan konseling multikultural di kantor Desa Mattoanging pada Selasa tanggal 25 Juni 2024.

Saat pembukaan, Sekretaris Desa Mattoangin, Rukawati berharap semoga kegiatan ini dapat mengedukasi para warga dalam berpersepsi terkait kepercayaan lokal yang ada di wilayah Kajang ini.

Ketua Tim RSH UNM, Muh. Syawal Hikmah menuturkan bahwa ada empat sesi kegiatan konsuling multikultural ini. Yang pertama adalah pengenalan dan identifikasi pikiran irasional masyarakat, kedua penghapusan pikiran irasional (dispute) dengan metode mendebat logika pikiran irasional dan memeriksa bukti faktual dari pikiran irasional.

Sementara di sesi ketiga dilakukan penguatan pikiran rasional menggunakan kartu rasional dan sesi keempat
adalah evaluasi dan perencanaan.

Ia mengatakan ada beberapa pernyataan yang diungkapkan oleh konseli (warga setempat) terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan.

Seperti WY (inisial) yang mengaku setelah mengikuti kegiatan konseling ini ia dapat mengetahui kepercayaan lokal Ilalang Embayya ternyata berbeda yang ia pikirkan selama ini.

Warga yang lain yang ikut konseling SD (inisal) menuturkan bahwa melalui kegitan ini ia dapat memperbaiki persepsi terkait kepercayaan lokal Ilalalng Embayya.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi edukasi masyarakat dalam memperbaiki persepsinya terkait kepercayaan lokal pada adat suku Kajang Bulukumba, dan terima kasih kepada warga lokal yang telah berpartispasi dalam kegiatan ini,” ujar Syawal.(rls)

Exit mobile version