pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tim Exelearning Tahuri UNM Pengabdian Masyarakat di SLB Negeri 1 Makassar

Tim PKM-PM Exelearning Tahuri melakukan pengabdian masyarakat di SLB Negeri 1 Makassar.

MAKASSAR, BKM — Tim Exelearning Tahuri, salah satu tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan pengabdian masyarakat di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Makassar baru-baru ini. 

Pengabdian masyarakat kali ini, tim memilih tema “Pemberdayaan Siswa Tunarungu SLBN 1 Makassar melalui Program Experiential Learning untuk Eksplorasi Karier mendukung Secretary’s Commission on Achieving Necessary Skills“.

Pengabdian ini bekerja sama dengan mitra yakni SLB Negeri 1 Makassar dengan sasaran siwa tunarungu pada jenjang SMA.

Ketua tim PKM-PM Exelerning Tahuri Nurul Asikin menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu siswa tunarungu mengeksplorasi karir sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki oleh siswa tunarungu.

Selain itu, kata dia, juga dilakukan pembekalan kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan generasi muda untuk bisa terjun ke dunia kerja nanti.

Dengan demikian, lanjutnya, siswa tunarungu mendapatkan bimbingan dan arahan yang tepat untuk dapat membantu eksplorasi dan perencanaan karir yang lebih luas dan memadai.

Berita Terkait:

“Berdasarkan hasil observasi awal perencanaan karir siswa masih terbatas dan hanya berdasar pada keterampilan-keterampilan yang diajarkan oleh sekolah seperti menjahit, membuat hantaran, perkayuan dan lainnya, maka perlu diberikan pembekalan kompetensi karena prospek karir untuk siswa tunarungu tidak terbatas pada keterampilan itu saja,” jelasnya.

Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan sebanyak 15 kali kegiatan selain tahap persiapan dan koordinasi dengan mitra.  Kegiatan ini diawali dengan pengisian instrumen perencanaan karir (pre-test),  lanjutkan dengan tes minat bakat menggunakan tes kunci karir RIASEC oleh John Holland untuk melihat kecenderungan arah karir siswa.

“Pada tahap inti kegiatan yakni pembahasan topik-topik dengan berbagai aktivitas yang telah disesuaikan dengan kebutuhan siswa tunarungu yang pastinya menggunakan metode Experiential Learning atau metode pembelajaran yang menempatkan langsung siswa pada pengalaman dari topik pembelajaran yang dipelajari,” tambahnya.

Ada lima topik yang dibahas dalam tahap inti kegiatan yakni topik 1 “Aku dan Profesiku dimasa Depan” dengan dua aktivitas, topik 2 “Capacity Building” dengan tiga aktivitas, topik 3 “Yuk Bangun Kolaborasi” dengan dua aktivitas, dan topik 4 “Aku dan Kamu Kreatif” dengan dua aktivitas, serta yang terakhir topik 5 “Improve Self Quality and Social Relationship” dengan dua aktivitas.

Kegiatan ini ditutup dengan dua kegiatan yakni bimbingan karir dan juga pengisian instrumen perencanaan karir (post test).

Dari pengabdian yang telah dilakukan, menurut Nurul, memberikan gambaran bahwa sekolah khususnya SLB harus diberikan perhatian lebih terhadap persiapan dan perencanaan karir siswa.

“Hal itu bisa dilakukan dengan melaksanakan program-program yang dapat membantu siswa dalam hal ekplorasi karir untuk membantu perencanaan karir yang lebih memadai,” tutup Nurul. (rls)



×


Tim Exelearning Tahuri UNM Pengabdian Masyarakat di SLB Negeri 1 Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link