pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Waspadai Oknum yang Mengaku Bisa Uruskan Jadi Pegawai PDAM

MAKASSAR, BKM–Kepala Bagian Humas Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Muh IdrisThahir mengingatkan kepada warga untuk berhati-hati dan senantiasa waspada terhadap oknum yang mengaku bisa mengurus seseorang untuk menjadi pegawai PDAM.
Hal itu disampaikan Idris setelah ada mantan karyawan di perusahaan daerah tersebut mengaku bisa memasukkan seseorang dengan membayar sejumlah uang.
“Kalau ada yang mengaku bisa memasukkan orang ke PDAM tapi harus membayar sejumlah uang, sebaiknya cek langsung ke PDAM kebenarannya. Karena selama ini, PDAM dalam proses perekrutan tidak pernah meminta uang kepada para pelamar,” jelas Idris kepada sejumlah wartawan, Selasa (9/7).

Idris mengatakan, akibat perbuatan oknum berinisial R itu, sejumlah orang yang mengaku telah menyerahkan uang sebagai biaya masuk menjadi karyawan mendatangi PDAM untuk menanyakan kapan kepastian mereka bisa bekerja.
Tercatat, ada sekitar sembilan orang telah mendatangi PDAM. Mereka mengaku telah menyerahkan sejumlah uang dengan nilai bervariasi mulai Rp40 hingga Rp45 juta kepada yang bersangkutan.

“Jadi ada beberapa orang yang datang ke kantor. Mereka mengaku sudah mendapat SK pengangkatan.Namun setelah diperiksa, SK itu fiktif. Mereka disuruh melapor ke Bagian Umum untuk mendapatkan SK penempatan,” ungkap Idris.
Menyikapi persoalan itu, PDAM pun secara tegas memecat R. Dalam flyer penyampaian yang disebar PDAM disebutkan bahwa R bukan lagi karyawan PDAM Kota Makassar dan tidak bertanggung jawab atas segala kegiatan serta risiko yang ditimbulkan yang bersangkutan.
Idris mengemukakan R sudah dipecat sebagai karyawan PDAM sejak Maret 2024 lalu.

Sebelumnya, yang bersangkutan tercatat sebagai karyawan PDAM di Wilayah Pelayanan B Cendrawasih.
Dia melanjutkan, saat ini, pengacara PDAM Makassar sementara mempelajari apakah memungkinkan untuk menempuh jalur hukum.
Dalam menjalankan aksinya, R membuat akun atas nama Direktur Utama PDAM Beni Iskandar. Akun itulah yang digunakan untuk berkomunikasi dengan korban.
“Jadi seolah-olah korban dihubungkan dengan akun Dirut. Itu kami ada buktinya. Ada screen shot percakapan korban dengan akun yang dibuat pelaku. Sudah discreen shot tentang janji manis untuk masuk ke PDAM. Yang dikhawatirkan, jika orang menganggap pelaku merupakan orang suruhan Dirut PDAM untuk merekrut pegawai,” tambahnya.
Ke depannya, dia berharap masyarakat lebih teliti dan waspada jika ada yang menawarkan kerja di PDAM dengan modus yang sama.
“Karena tidak menutup kemungkinan modus seperti itu dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab lainnya,” tandas Idris. (rhm)



×


Waspadai Oknum yang Mengaku Bisa Uruskan Jadi Pegawai PDAM

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link