MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar mempercepat proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) baik untuk pokok 2025 maupun Perubahan 2024.
Hal itu dilakukan mengingat ada tahapan pemilihan wali kota (Pilwalkot) Makassar yang akan dihadapi.
Seperti diketahui, proses pendaftaran calon kepala daerah akan dilaksanakan Agustus mendatang. Selanjutnya, sejumlah agenda seperti kampanye hingga pencoblosan pada 27 November mendatang akan digelar.
Danny mengaku sudah minta izin ke Menteri Dalam Negeri untuk membahas APBD Pokok 2025 dan APBD Perubahan 2024 lebih awal.
“Karena kita akan memasuki tahapan Pilkada jadi pembahasan anggaran dipercepat. Saya sudah lapor ke Mendagri,” ungkap Danny saat diwawancara, Rabu (17/7) malam.
Dia mengatakan saat ini draft Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk APBD Pokok 2025 sudah selesai. Tinggal mau dibahas di DPRD Kota Makassar.
Sementara untuk draft Ranperda APBD Perubahan saat ini masih tahap perancangan.
“Perubahan insyaallah satu dua hari selesai. Nanti akan kita bahas secara paralel antara pokok 2025 dengan perubahan 2024,” kata Danny.
Dia menargetkan Agustus 2024 mendatang pembahasan sudah selesai dilaksanakan.
“Targetnya Agustus selesai, karena September tidak memungkinkan karena sudah pendaftaran, Oktober pelantikan presiden, November lebih-lebih karena kita akan menggelar Pilkada,” tambahnya.
Orang nomor satu Makassar itu menambahkan, proyeksi APBD Pokok 2025 mencapai Rp5,6 triliun dengan asumsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar sudah mencapai Rp2 triliun. Sementara sisanya merupakan Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat serta dana-dana hibah lainnya.
“Kita prediksi PAD bisa mencapai Rp2 triliun. Tapi pencapaian itu di pertengahan tahun anggaran. Karena sesuai undang-undang tentang dana bagi hasil, nantinya tidak lagi melalui provinsi, tapi langsung ke pemerintah daerah. Kalau langsung ke kota, kalau kita tambah insyaallah langsung Rp2 triliun,” tuturnya.
Jika PAD Kota Makassar tahun depan bisa mencapai Rp2 triliun, berarti Danny berhasil mewujudkan janjinya sesuai misi yang diemban. Yakni mewujudkan PAD Makassar mencapai Rp2 triliun.
“Berarti misi saya bisa saya wujudkan, padahal 2026 janjiku, 2025 insyaallah bisa,” tandas Danny. (rhm)

