LUWU UTARA–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani menegaskan jika partainya tidak akan mengusung non kader sebagai bakal calon bupati Lutra.
Pemilihan bupati (Pilbup) semakin dekat, sesuai tahapan pendaftaran pasangan calon dijadwalkan 27 hingga 29 Agustus mendatang. Untuk Lutra sendiri Partai Golkar belum menentukan jagoanya secara resmi melalui surat rekomendasi dari DPP Golkar.
Meski begitu, Indah Putri Indriani yang juga bakal calon gubernur dan wakil gubernur ini menegaskan, sebagai partai pemenang pemilu mengusung kader sudah menjadi hal yang tak bisa ditawar tawar, sebab kemenangan Golkar pada Pemilu 14 Februari 2024 yang lalu terbilang luar biasa, mampu meraih 11 kursi, perolehan itu meningkat signifikan dari pemilu 2019 yang lalu dimana Golkar yang saat itu juga sebagai partai pemenang pemilu mampu mengoleksi 8 kursi.
“Golkar pasti akan mengusung kader, tidak ada pilihan lain selain kader. Kita partai pemenang tentu akan sangat mengutamakan kader untuk kita usung sebagai calon bupati di Pilbup nanti” tegas Indah Putri Indriani. Jumat (19/7)
Bupati Lutra itu menambahkan, soal rekomendasi dari DPP untuk Pilbup tinggal menunggu waktu saja, karena sebelum partai mengeluarkan rekomendasi tentu ada proses atau mekanisme yang harus dilalui.
“Rekomendasi itu tinggal menunggu waktu saja, yang saya tegaskan kembali adalah Golkar pasti akan mengusung kader dan memang di Golkar tidak ada penjaringan bakal calon. Kalau ada yang klaim yah terserah saja,”ungkap Indah.
Di internal Golkar Luwu Utara sendiri ada tiga figur yang melakukan sosialisasi diantaranya Ketua DPRD Luwu Utara Drs Basir, Anggota DPRD Luwu Utara Amir Mahmud dan Husain yang juga adalah anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara.
Golkar banyak pilihan kader, anggota DPRD terpilih kita saja ada 11 orang semua tentu punya potensi. Kenapa Golkar tidak membuka penjaringan bakal calon, karena memang yang diutamakan adalah kader, terlebih di Luwu Utara Golkar sebagai partai pemenang sudah menjadi keharusan mendorong kader kita. Yang bukan partai pemenang saja mau usung kadernya, bagaimana kita yang pemenang”ucapnya.
” Dan sejauh ini DPP Partai Golkar sendiri sudah memberikan surat tugas kepada Ketua DPRD Luwu Utara Basir, untuk mempersiapkan diri dan mengikuti proses internal Partai Golkar,”pungkas istri Anggota DPR RI Fraksi Golkar Muhammad Fauzi itu.(rif)
