pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mahasiswa KKNT Unhas Posko Desa Tamaona Sosialisasi dan Edukasi Kehamilan Sehat

MAKASSAR, BKM — Stunting menjadi permasalahan yang besar bagi negara-negara tertinggal dan berkembang, seperti Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia dengan stunting yakni 21,6 persen, atau sekitar 7 juta anak balita dengan stunting pada tahun 2024. Angka tersebut menunjukkan bahwa pemerintah harus menyiapkan program yang bertujuan untuk menurunkan stunting.

Terkait hal itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan Sosialisasi dan Edukasi tentang Kehamilan Sehat serta Kebutuhan Gizi bagi Ibu Hamil dan Menyusui di Desa Tamaona, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Kamis, 18 Juli 2024. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk untuk mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

Kegiatan ini diadakan di kantor Desa Tamaona dan dihadiri oleh beberapa masyarakat umum, khususnya ibu hamil dan menyusui. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKNT Unhas Gelombang 112 posko Desa Tamaona ini, di bawah naungan Dosen Pembimbing KKN Dr. Nuurhidayat Jafar, S.Kep. Ns. M.Kep. Sosialisasi dilaksanakan dengantujuan agar masyarakat Desa Tamaona dapat mengetahui bagaimana kehamilan sehat dan kebutuhan gizi pada ibu hamil dan menyusui.

Kegiatan ini dimulai dengan membagikan kuesioner pre-test untuk menguji pengetahuan awal masyarakat setempat tentang kehamilan sehat dan kebutuhan gizi. Setelah itu, diadakan sosialisasi yang dibawakan oleh Zaki Ahmad Naufal.

Dalam presentasinya, dia menjelaskan tentang tujuan kehamilan dan masalah-masalah gizi pada kehamilan serta kebutuhan nutrisi dalam mempersiapkan kehamilan. Para peserta diberikan pengetahun terkait nutrisi selamakehamilan dan menyusui.

Pada akhir kegiatan, mahasiswa KKNT Unhas membagikan kuesioner post-test untuk melihat adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diadakannya sosialisasi ini. Dengan mengetahui kehamilan sehat dan kebutuhan gizi pada ibu hamil dan menyusui, masyarakat di Desa Tamaona dapat berpartisipasi dalam mencegah terjadinya stunting.

Selain itu, kesadaran masyarakat akan meningkat tentang kehamilan sehat dan kebutuhan gizi sebagai solusi dalam pencegahan stunting.

Selain itu, para mahasiswa KKNT Unhas juga melaksanakan program kerja lainnya yang berkaitan dengan pencegahan stunting. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia. (rls)



×


Mahasiswa KKNT Unhas Posko Desa Tamaona Sosialisasi dan Edukasi Kehamilan Sehat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link