MAROS, BKM — Pemberian vaksin polio tahap I di Kabupaten Maros melampaui target. Dimana, target vaksin polio pada Pusdatin Kemenkes RI yakni 57.063 anak.
Sementara Kabupaten Maros sendiri total cakupannya sudah mencapai 101 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus, kemarin.
Dia mengatakan, jumlah tersebut membawa Kabupaten Maros pada posisi pertama untuk cakupan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Se-Provinsi Sulawesi Selatan.
”Untuk PIN Polio tahap I ini, total cakupannya sudah mencapai 101 persen atau sebanyak 57.683 anak. Alhamdulillah, ini menjadi raihan yang luar biasa,” ungkapnya.
Padahal, kata dia, sebelumnya Maros hanya berada di posisi 2, 3 dan 5 saja. Tapi sekarang berhasil meraih posisi pertama. Menurutnya, keberhasilan Maros dalam mencapai target vaksin polio, tak lepas dari peran stakeholder yang turun tangan ke masyarakat.
”Hal ini bisa terwujud berkat dukungan bupati, wakil bupati dan ketua tim penggerak pkk, para OPD, camat, lurah, Kades, tokoh masyarakat, dan tokoh agama,” jelas Kadis.
Selain melakukan pemberian imunisasi polio di Posyandu, kata dia, pihaknya juga melakukan strategi jemput bola ke sekolah hingga PAUD. Dimana, pemberian imunisasi ini dilakukan kepada anak 0-7 tahun.
”Ini semata-mata karena pemerintah dan masyarakat sama-sama menginginkan Maros bebas dari polio. Sehingga menjadi kabupaten yang sehat dan respon KLB yang cepat,” jelasnya.
Dia menambahkan, kalau PIN polio tahap pertama dimulai 23 hingga 29 Juli kemarin. Selanjutnya tahap dua, akan dilaksanakan 6 hingga 12 Agustus.
”Jadi akan dilakukan dua kali pemberian PIN polio dengan jarak 2 sampai 4 minggu antara tahap 1 dan 2,” tutup Kadis. (ari/c)

