Site icon Berita Kota Makassar

Anggaran Pelantikan Dewan Periode 2024-2029 Capai Rp100 Juta

MAKASSAR, BKM– Anggaran kebutuhan sarana dan prasarana untuk pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar periode 2024-2029 mencapai Rp 100 Juta. Namun, jumlah tersebut dinilai tidak mengada-ada dan sudah sesuai kebutuhan.

Hal ini dikatakan, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, H Dahyal mengatakan pihaknya menargetkan anggaran pelantikan paling banyak di kisaran Rp100 juta. Persiapan pelatikan tentu melibatkan beberapa elemen termasuk untuk kebutuhan konsumsi, peralatan hingga pengamanan dan sebagainya.
“Pelantikan itu paling banyak seratus juta makan, minum dengan dekor, jadi tidak ada itu dana pelantikan sampai milliaran. Kita sudah sesuaikan semua dengan kebutuhan pelantikan termaksud tamu, pengamanan, konsumsi, undangan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (2/8).

Ia juga mengaku bahwa pelantikan anggota dewan yang terpilih ini, mendapatkan bantuan dari stakeholder terkait. Sehingga ia mengatakan tidak ada anggaran khusus saat pelantikan.
“Semua sudah dirincikan, itukan makan minumnya kita tidak di anggarkan khusus untuk pelantikan karena ada makan minumnya paripurna, bantuan dekor itu kan ada misalnya bagian umum sekda,” ujarnya.
Sehingga diluar dari anggaran tersebut, masih ada anggaran lain yang sifatnya lebih personal untuk anggota dewan. Para anggota dewan yang baru akan mendapat fasilitas satu stel pakaian sipil lengkap (PSL) dan satu stel pakaian dinas harian (PDH). Anggota dewan lama yang akan melepas jabatannya pun juga mendapatkan fasilitas serupa. Bahwa anggaran pengadaan pin emas sebesar Rp 2 Milliar, diluar dari anggaran pelantikan.

“Tidak ada dana pelantikan Rp2 M, bukan kelengkapan pelantikan itu. Ini mungkin yang perlu diluruskan yah,” katanya.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa anggaran pin emas dan jas baru yang menelan anggaran sebesar Rp2,2 miliar itu, merupakan dana khusus pengadaan atribut yang memang hak yang melekat anggota dewan saat pelantikan.

“Pin itu juga bukan untuk pelantikan, pin itukan hak melekat untuk anggota dewan tapi dikasih sebelum pelantikan, kan memang dia pakai,” tegasnya.
“Itukan atribut baju dan pin itu yang diberikan kepada anggota dewan , kebetulan momennya untuk pelantikan. Tapi bukan masuk di dana khusus untuk pelantikan,”tambahnya.
Diketahui, rincian anggaran pengadaan pin emas seberat 20 gram, sebesar Rp2 miliar. Sedangkan anggaran pengadaan jas baru sebesar Rp215 juta. Anggaran pengadaan keseluruhan sebesar Rp2,2 miliar.”Pin itu dua miliar tapi dananya tidak sampai segitu,” tuturnya. (ita)

Exit mobile version