JUMAT, 2 Agustus 2024, suasana Polrestabes Makassar di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 9 tampak berbeda. Kegiatan Jumat Berkah, sebuah program sosial yang bertujuan membantu masyarakat sekitar, kembali digelar dengan fokus utama pada kaum duafa yang membutuhkan.
Program ini telah berjalan selama satu tahun dan menjadi wujud nyata kepedulian Polrestabes Makassar terhadap sesama. Yang diberikan kepada mereka berupa makanan dan uang yang disimpan dalam amplop.
Bagi para penerima, bantuan ini sangat berarti. Apa yang mereka dapatkan bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Tim Polrestabes Makassar berharap program ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk saling berbagi. Dengan berbagi, silaturahmi antara Polrestabes Makassar dan masyarakat dapat terjalin lebih harmonis.
Harapan ini terbukti dari antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Sedikitnya ada lebih 200 orang, mulai dari sopir bentor, penyapu jalan, hingga juru parkir, datang untuk merasakan berkah dari program ini.
Salah satu kisah yang menginspirasi dari kegiatan ini datang dari Ibu Rohani, seorang wanita berusia 73 tahun yang bekerja sebagai juru parkir di sebuah warung makan. Ia telah mengikuti program Jumat Berkah ini sejak awal diluncurkan setahun lalu.
Baginya, program ini bukan hanya sekadar bantuan makanan, tetapi juga bisa menjadi sebuah sumber semangat. “Saya berharap program ini bisa terus berjalan,” ujarnya.
Dari kisah mereka yang hadir menunjukkan betapa program Jumat Berkah ini sangat membantu masyarakat.
Polrestabes Makassar, dengan segala keterbatasannya, mampu menciptakan dampak positif yang besar melalui program ini.
Ke depannya, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk mengikuti jejak Polrestabes Makassar, menjadikan sebagai sebuah budaya, sehingga kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. (*)
Hikmah-Arif Budiman
