GOWA, BKM — Sedikitnya 24 tamu yang pulang dari pesta hajatan khitanan seorang warga di Lingkungan Mapala, Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, terpaksa dilarikan ke pelayanan kesehatan. Mereka mengalami muntah, mual, pusing hingga sakit di bagian perut.
Dari mereka yang diduga keracunan makanan ini, 10 diantaranya dibawa ke Puskesmas dan 14 orang lagi dilarikan ke IGD RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa. Peristiwa ini terjadi pada Senin (5/8) dinihari. Diduga, mereka keracunan makanan usai bertandang di pesta hajatan pada hari Minggu (4/8). Para korban baru terindikasi mengalami gangguan pada Senin subuh.
Sebelumnya, di pesta tersebut warga mengonsumsi daging ayam yang dimasak suwir. Namun, belum ada hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikannya.
Kepala Intsalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syekh Yusuf Gowa Badollahi, telah mengonfirmasi ke para korban. Mereka mengaku usai menyantap masakan ayam suwir.
“Kami belum tahu pasti makanan apa penyebab korban keracunan. Yang jelas, menurut informasi dari para orangtua korban, katanya mereka habis makan ayam suwir-suwir di pesta khitanan,” ucap Badollahi saat dikonfirmasi, kemarin.
Sementara itu, Kasubsi PIDM Humas Polres Gowa Ipda Udin Sibadu yang dihubungi, Selasa (6/8) membenarkan jika para korban diduga keracunan sempat dibawa dan dirawat di RSUD Syekh Yusuf dan Puskesmas Pallangga. Kendati tingkat keracunan mereka tidak terlalu serius, namun kata Ipda Udin Sibadu, para korban harus dirawat dengan baik untuk memulihkan kondisinya.
“Sejak Senin pagi terlapor 24 orang warga diduga mengalami keracunan makanan usai menghadiri pesta khitanan di Mappala. Pesta itu berlangsung hari Minggu dan gejala keracunan baru dirasakan pada sore hari hingga malam hari. Akhirnya para korban berdatangan ke Puskesmas dan RSUD Syekh Yusuf pada Senin dinihari hari,” terang Ipda Udin Sibadu.
Terkait kasus ini, petugas telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan, yakni masakan daging ayam suwir yang dihidangkan pemilik hajatan Syarifuddin Dg Nyarrang.
Dari 24 warga diduga keracunan itu, sebagian diantaranya adalah anak-anak. Bahkan dua orang merupakan anak dari pemilik hajatan.
“Jadi selain beberapa tamu undangan hajatan ini yang diduga mengalami keracunan, dua anak pemilik hajatan juga mengalami gejala keracunan, seperti muntah. Polisi tengah menyelidiki dugaan keracunan makanan itu,” kata Ipda Udin Sibadu.
Terpisah, Kapolsek Pallangga AKP Manyaurang didampingi Kasihumas Polsek Pallangga Iptu Hamsir, kemarin siang menginformasikan bahwa jika 24 warga yang mengalami keracunan tersebut, semuanya telah kembali ke rumah masing-masing. Mereka dinyatakan sudah sehat kembali oleh dokter rumah sakit maupun Puskesmas.
“Iya semua warga yang sempat dirawat di IGD RSUD Syekh Yusuf maupun Puskesmas Pallangga telah kembali ke rumah masing-masing dalam kondisi sudah membaik berdasarkan hasil pemeriksaan dokter. Terkait indikasi masakan penyebab keracunan kini masih diselidiki dan diperiksa di laboratorium,” jelas Iptu Hamsir. (sar)
