SINJAI, BKM — Jajaran Pemkab Sinjai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual bersama Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Kemenko PMK RI). Rakor digelar di Gedung Command Center membahas upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem yang dipimpin Menko PMK RI, Muhadjir Effendy, Kamis (8/8).
Dalam arahannya, Menko PMK menyampaikan pentingnya melakukan evaluasi terhadap sejumlah program dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
“Kita perlu melakukan koreksi, melihat dimana kelemahan-kelemahan kita selama ini sehingga di dalam merumuskan strategi ke depan itu bisa lebih akurat, lebih tepat. Sehingga bisa mencapai target yang lebih maksimal,” tutur Menko PMK.
Pada rakor tersebut, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Haerani Dahlan menyebutkan bahwa rakor tersebut digelar untuk wilayah Sulawesi.
“Hari ini rakor khusus untuk di wilayah regional Sulawesi tadi masing-masing provinsi sudah memberikan gambaran bagaimana kondisi kemiskinan di masing-masing wilayahnya,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan terkait upaya penghapusan kemiskinan ekstrem, Pemkab Sinjai telah berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 8,80 menjadi 8,55. Data tersebut dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sinjai.
“Kemiskinan di Kabupaten Sinjai datanya sudah dirilis BPS, kita mengalami penurunan dari 8,80 menjadi 8,55. Program yang sudah tagging di kegiatan teman-teman juga itu sudah terlaksana dengan baik dan kita rutin minimal 3 bulan sekali itu melaporkan perkembangan kegiatan ke tim percepatan penanggulangan kemiskinan Pemprov Sulsel,” tambahnya.
Pada rakor ini, Pj Bupati Sinjai diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, A. Ilham Abubakar. Ia didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah Pemkab Sinjai.

