MAKASSAR, BKM — Dr. Ir. Abdul Rakhim Nanda,S.T.,M.T.,I.P.U kini resmi menjadi rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar periode 2024-2028. Ia menggantikan Prof. Dr. Ambo Asse. Tagline Integrated, Green Islamic, Futuristic pun diusungnya untuk memimpin kampus ini selama empat tahun ke depan.
Pelantikan Rakhim Nanda dilakukan Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Khudzaifah Dimyati di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh Makassar, Selasa, 13 Agustus 2024.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) Prof. Haedar Nashir bersama Ketua PPM Dr. Agung Danarto menyaksikan prosesi pelantikan secara daring via zoom. Awalnya keduanya hendak hadir langsung ke Unismuh, namun pesawat yang akan mereka tumpangi mengalami kerusakan sehingga terlambat berangkat.
Usai dilantik, Rektor Abd Rakhim Nanda menyampaikan pidato perdananya. Ia mEnyampaikan terima kasih atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih oleh pendahulunya Prof. Ambo Asse. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Persyarikatan Muhammadiyah. Ini adalah amanah yang harus saya jaga dengan penuh dedikasi,” ujarnya.
Sebagai rektor baru, Rakhim Nanda berkomitmen untuk melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih oleh Unismuh Makassar di bawah kepemimpinan rektor sebelumnya. Ia bertekad untuk terus membawa Unismuh ke arah yang lebih baik dan menjadikannya sebagai perguruan tinggi yang unggul dan terpercaya.
Aset Unismuh
Dalam sambutannya, Prof. Ambo Asse mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama memimpin Unismuh Makassar. Ia juga melaporkan berbagai capaian signifikan yang telah diraih Unismuh Makassar di bawah kepemimpinannya.
Diantaranya adalah penambahan aset universitas yang mencakup lahan baru seluas 49.132 meter persegi dengan 20 sertifikat senilai investasi Rp85 miliar.
Selain itu, Unismuh juga berhasil mengakuisisi tiga unit ruko berlantai tiga senilai Rp10,5 miliar, serta pembelian kampus persiapan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Sengkang dengan luas lahan 4.900 meter persegi senilai Rp7,5 miliar.
Ambo Asse juga melaporkan hibah asrama mahasiswa dengan 36 kamar di Sengkang, pembelian alat kesehatan untuk Rumah Sakit PKU Unismuh Makassar senilai Rp45 miliar, serta pembangunan gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) setinggi 11 lantai dengan nilai investasi sekitar Rp100 miliar.
“Ini semua adalah wujud dari sinergi dan kolaborasi seluruh civitas akademika Unismuh Makassar yang telah bekerja dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, kesabaran, dan kedamaian demi mewujudkan cita-cita kita bersama,” ujarnya.
Prof Ambo Asse juga mengungkapkan rencana pembangunan masa depan yang telah dicanangkan. Termasuk pembangunan gedung serbaguna dan laboratorium terpadu di kampus dengan total dana yang dibutuhkan mencapai Rp80 miliar. Pembangunan ini, kata Ambo Asse, akan dilanjutkan oleh rektor baru bersama Badan Pengurus Harian (BPH) Unismuh.
“Semoga Unismuh Makassar terus berkembang dan maju, serta membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Prof. Ambo Asse.
Masuk Ring Asia
Dalam pidato iftitah sebagai rektor baru Unismuh, Abd Rakhim Nanda menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat berbagai prestasi yang telah dicapai oleh pendahulunya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengakui bahwa tantangan ke depan cukup berat, namun ia optimis karena landasan kuat yang telah dibangun sebelumnya.
“Rektor sebelumnya telah memberikan delegasi penuh kepada para wakil rektornya, sehingga kami bisa berkarya sesuai dengan bidang masing-masing. Kami hanya tinggal melanjutkan prestasi yang telah ada, karena kami juga bagian dari tim beliau,” ungkapnya.
Visi utama yang diusung oleh Dr. Abd Rakhim Nanda adalah menjadikan Unismuh Makassar sebagai universitas yang Islami, unggul, terpercaya, mandiri, dan berdaya saing global.
Dalam pidatonya, ia mengungkapkan bahwa Unismuh saat ini berada pada etape kedua dalam road map pengembangan menuju Toward Research and International Reputable University. Langkah pertama pada periode 2020-2024 telah dijalani dengan sukses di bawah kepemimpinan Ambo Asse.
“Langkah kedua yang kami siapkan adalah mempersiapkan Unismuh Makassar agar mampu bersaing
secara global dengan memperkuat riset dan kriteria lain yang ditetapkan dalam perangkingan dunia. Kami bercita-cita Unismuh dapat berada di ring Asia pada tahun 2024-2028 kelak, Insyaallah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abd Rakhim Nanda menyampaikan bahwa seluruh aktivitas dan kebijakan di Unismuh Makassar akan berlandaskan pada nilai-nilai Al-Qur’an. Ia menyebut tiga ayat yang menjadi panduan utama dalam kepemimpinannya.
Pertama, ia menekankan pentingnya menolong agama Allah seperti yang disampaikan dalam Surat Muhammad (47) ayat 7, dengan harapan bahwa Allah akan menolong dan mengukuhkan kedudukan
Unismuh.
Kedua, ia merujuk pada Surat Al-A’raf (7) ayat 96 yang menyiratkan pentingnya keimanan dan ketakwaan sebagai dasar segala aktivitas di Unismuh, serta pengembangan karakter mahasiswa dan alumni yang berakhlak mulia, berintegritas, dan berwawasan luas.
Ketiga, Abd Rakhim Nanda menekankan pentingnya menjaga muruah dan kredibilitas Unismuh melalui penguatan tata kelola kampus yang baik, sebagaimana dijelaskan dalam Surat An Nisa (4) ayat 9. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama membangun daya saing alumni yang berkarakter Islami berbasis Al Islam Kemuhammadiyahan.
Untuk menghidupkan ruh perjuangan dalam membangun Unismuh Makassar periode 2024-2028, Abd Rakhim Nanda memperkenalkan tema Integrated, Green Islamic, Futuristic sebagai tagline baru Unismuh. Tema ini diharapkan menjadi pendorong semangat dalam menjalankan visi yang telah
dicanangkan.
Dengan tema ini, Dr. Abd Rakhim Nanda optimis Unismuh Makassar akan semakin maju dan mampu bersaing di kancah global, tetap berlandaskan nilai-nilai Islami yang kuat.
Selain pelantikan Rektor Unismuh, pada kesempatan yang sama juga dilantik Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polman Ir. Nursahdi Saleh, S.M., S.T., M.Si. untuk periode 2024-2028.
Acara pelantikan ini dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti peresmian Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar yang baru. Gedung setinggi 11 lantai yang terletak di Jalan Tun Abd Razak, Kabupaten Gowa ini diresmikan oleh Prof. Ambo Asse sebagai simbol penutup masa jabatannya.
Dalam sambutannya, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Dr. Andi Lukman banyak mengapresiasi perkembangan Unismuh di bawah kepemimpinan Prof. Ambo Asse. Ia berharap nakhoda baru Unismuh bisa melanjutkan kiprah pendahulunya.
Pelantikan dihadiri ribuan orang. Mulai dari pejabat Forkopimda Sulsel, para ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sulsel, pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah se-Sulsel, pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah-Aisyiyah se-Sulsel, para pimpinan Organisasi Otonom Muhammadiyah Tingkat Wilayah Sulsel, para dosen dan karyawan Unismuh, serta undangan lainnya. (*/rus)
