MAKALE, BKM — Tiga tahun lebih masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung-dr Zadrak Tombeg (The-za) telah banyak hal telah dilakukan. Pasangan Theo-Zadrak (Theza) memimpin Bumi Lakipada telah mewujudkan mimpinya perbaikan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Berbagai program unggulan perioritas menjadi perhatian untuk direalisasikan.
Maka tidak heran jika Theza tancap gas merancang program kerja merupakan ikhtiar menyelesaikan permasalahan di daerahnya. Salah satunya program adalah memproteksi warganya melalui jaminan sosial, pembangunan infrastruktur hingga pertumbuhan ekonomi terus menjadi perioritas tanpa mengabaikan sektor pariwisata.
Wabup dr Zadrak Tombeg mengatakan memproteksi warganya dengan memberikan perlindungan kesehatan dengan menganggarkan APBD Tana Toraja layanan BPJS. Alhasil, Tana Toraja berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2024. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Gedung Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta olehn Wapres H Ma’ruf Amin diterima Wabup Zadrak Tombeg, Kamis (8/8).
Penghargaan yang diraih Pemkab Tana Toraja atas capaian UHC lebih dari 98 persen penduduknya terlindungi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan jumlah peserta aktif 89,87 persen.
Sehari kemudian, Jumat (9/8) Tana Toraja kembali tetima reword dari Mentri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLH) Prof. Dr. Siti Nurbaya Bakar, di Jakarta Covention Center, juga diterima Wabup dr Zadrak Tombeg.
”Kami bangga atas penghargaan dua hari berturut-turut untuk Tana Toraja. Penghargaan UHC berkat kesuksesan memperluas akses layanan kesehatan adil dan berkualitas serta penghargaan pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) sebagai wujud dan dedikasi dalam menjaga lingkungan.
Ditambahkan Zadrak, penghargaan UHC dan Proklim diperoleh bukan hanya milik Pemkab Tator melainkan seluruh masyarakat tanpa kecuali telah kerja keras bersama kami.
”Inilah bukti dan komitmen lewat kerjasama baik kita mampu ciptakan perubahan positif. Ayo teruskan semangat demi masa depan Tator yang lebih baik. Mari terus bersinergi dan berkolaborasi menuju Tator Mala’bi, ”pungkasnya.
Untuk diketahui tahun 2024 kali ini pertama Tana Toraja meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Selatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023. Raihan WTP pertama didapatkan Pemkab Tana Toraja setelah tiga tahun daerah ini dibawa pimpinan Bupati dan Wakil Bupati Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeg (Theza).
Opini WTP menunjukkan tata kelola anggaran dan aset lebih baik dari tahun sebelumnya, terang Bupati Theofilus Allorerung beberapa waktu lalu. Menurut Theo, predikat WTP terwujud tidak lepas dari dukungan semua organisasi perangkat daerah (OPD) jalankan tugas dengan baik kelola keuangan tertib, transparan dan akuntabel sesuai standart akuntansi pemerintah. (gus/C)

