Site icon Berita Kota Makassar

Zudan Pertanyakan Stadion ke Jokowi

MAKASSAR, BKM — Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh akan menanyakan langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal kelanjutan pembangunan Stadion Sudiang.

Zudan akan secara spesifik menanyakan kapan peletakan batu pertama pembangunan Stadion tersebut akan dilakukan. Zudan dan seluruh Kepala Daerah se Indonesia diundang ke IKN untuk membahas percepatan pembangunan di Indonesia.
“Kalau nanti saya ada kesempatan untuk bicara dengan beliau (Presiden), saya akan langsung sampaikan kira-kira kapan peletakan batu pertamanya. Kira-kira gitu,” terangnya usai melantik Pj Bupati Bone, di Rujab Gubernur Sulsel, Minggu malam (11/8).

Zudan mengaku, di IKN Presiden akan menyampaikan arahan kepada seluruh Kepala Daerah.
“Biasanya di awal Agustus itu ada arahan dari bapak presiden untuk mempercepat program pembangunan, di semester dua,” tutupnya.
Untuk informasi, Presiden RI, Jokowi akan mengumpulkan seluruh Kepala Daerah, mulai dari Bupati, Wali Kota, hingga Gubernur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, pada 12-13 Agustus 2024, sebelum perayaan upacara kemerdekaan di IKN.

Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Suherman menyatakan semua proses pembangunan Stadion Sudiang telah berjalan.
Pemprov Sulsel “Kalau Pemprov tentang pembangunan stadion, kami di Dispora sudah melakukan semua,” katanya.
Pemprov Sulsel, kata dia, juga telah membahas titik koordinat lokasi pembangunan Stadion Sudiang bersama Otoritas Bandara Wilayah V Makassar dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Proses pengukuran sedang berlangsung, mengingat lokasi stadion yang dekat dengan kawasan bandara sehingga diperlukan koordinasi dengan Otoritas Bandara untuk memastikan bahwa kehadiran stadion tidak mengganggu operasional bandara.
Dia juga mengatakan pembangunan Stadion Sudiang terus dibahas dengan Pemerintah Pusat, terutama mengingat Kementerian PUPR berencana membangun Stadion Internasional di kawasan Stadion Sudiang dengan anggaran fisik stadion dan DED yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR.
Adapun kelengkapan berkas lainnya seperti Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) juga bakal dilengkapi secepatnya oleh Dinas Lingkungan Hidup Sulsel.
“Kita terus mengadakan koordinasi dengan pusat. Nanti ini apapun yang lengkap administrasinya kami akan sampaikan, bahkan AMDAL. Itu juga sudah kami anggarkan Rp1 miliar di DLH begitu juga untuk FS nanti kita anggarkan,” jelasnya.

Pemprov Sulsel juga telah mengirim surat kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk menerbitkan dokumen analisis dampak lalu lintas (andalalin) Stadion Sudiang.
“Untuk lahan kewenangannya harus ada aturan-aturan tersendiri untuk pemberian hibah itu, sekarang apa yang mereka (Pemerintah Kota) butuhkan untuk administrasi hibah ya mungkin mereka harus berkoordinasi dengan aset,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKAD Sulsel, Salehuddin, menambahkan bahwa tidak ada upaya penghambatan oleh Pemprov terkait pembangunan stadion. Apabila anggaran telah disiapkan oleh pihak Pemkot, maka Pemprov siap menindaklanjuti baik melalui pinjam pakai atau hibah.(jun)

Exit mobile version