Site icon Berita Kota Makassar

Zudan Ajak Jufri Rahman dan Media Branding Sulsel

MAKASSAR, BKM — Setelah sekian lama ditunggu, akhirnya Pemprov Sulsel memiliki sekprov definitif. Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh melantik Jufri Rahman menduduki jabatan tersebut. Pelantikan dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur, Rabu (14/8).
Usai pelantikan, Zudan didampingi Jufri Rahman serta sejumlah pejabat lainnya berkunjung ke kantor Harian Fajar di Graha Pena. Mereka diterima Komisaris Utama Fajar Agussalim Alwi Hamu.

Dalam kesempatan itu, Prof Zudan menyampaikan keinginannya untuk membranding Sulsel sehingga memiliki ikon khusus. ”Yogya brandingnya wisata. Bandung tentang pendidikan. Kita ingin Sulsel ini bagaimana bisa dibranding pada sektor pariwisata. Kalau Makassar sudah ketemu dengan wisata dan jasanya,” ujar Prof Zudan.
Zudan membandingkan daerah di pulau Jawa yang mampu mengembangkan pariwisatanya, sehingga Jakarta tidak macet setiap hari. Beda dengan Makassar yang mengalami kemacetan setiap hari.

”Kalau di Jakarta biasanya macet dari hari Senin sampai Kamis. Sementara Jumat, Sabtu dan Minggu tidak macet. Kenapa? Karena warga Jakarta memilih berwisata ke daerah tetangga. Sebaliknya, Bandung yang macet ketika warga Jakarta datang berwisata,” ungkap Zudan.
Karena itu, ia menggagas untuk terus mendorong dan bekerja sama dengan daerah penyanggah Makassar dalam pengembangan pariwisata. Misalnya, Maros dengan Bantimurung serta Rammang-Rammang. Sementara Gowa bisa lebih mengembangkan kawasan Malino.
”Di Maros ada Puca’. Ada lahan di sana yang cukup luas untuk bisa dikembangkan sebagai kawasan wisata. Salah satunya taman safari. Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan bisa turun ke situ,” terang Zudan.

Prof Zudan juga menyoroti maraknya aksi demo yang sering terjadi di Makassar. Selama dua bulan 27 hari memimpin provinsi ini, tercatat ada 150 audiensi yang demo. Bahkan dalam sehari bisa mencpai 15 sampai 20 titik. Karenanya, ia mewacanakan untuk melaksanakan kajian antropogi budaya terkait masalah ini, sehingga bisa dicari solusinya.
Ia lalu mengajak Jufri Rahman serta OPD terkait untuk bersama-sama dengan media Fajar grup, berkolaborasi membranding Sulsel.
Merespons hal itu, Jufri Rahman berjanji branding akan segera dijalankan. Sebab selama ini pemerintah daerah melalui bupatinya sudah menyampaikan untuk berkolaborasi. Hanya saja, ia melihat masih ada kendala.

”Selama ini terlalu banyak arahah sehingga kadang salah arah. Bupati ingin berkolaborasi tapi biasa ada kebijkan dari Pemprov yang menimbulkan kecemburuan. Misalnya bantuan keuangan yang menyebabkan daerah merasa tidak diperhatikan. Hal ini yang perlu diperbaiki ke depannya,” jelas Jufri. (*/rus)

Exit mobile version