MAKASSAR, BKM–Kasus kebakaran di Kota Makassar selama sepekan ini marak terjadi.Peristiwa ini sudah terjadi di empat titik dan dewan meminta warga untuk terus mawas diri.
Anggota DPRD Makassar, Aziz Namu mengatakan, masyarakat perlu disadarkan akan potensi kebakaran yang kini terjadi di Kota Makassar.Terlebih lagi di saat musim kemarau dan angin kencang. Masyarakat perlu diedukasi untuk mencegah terjadinya kebakaran dengan memperhatikan resiko.
“Kemarin itu sudah ada empat titik kebakaran di jalan Lambogo itu ada 14 rumah, di Tallo juga ada tiga titik. Kita jangan lengah dengan ancaman kebakaran,” ungkapnya di DPRD Makassar, Rabu (21/8).
Lanjut legislator Fraksi PPP Makassar ini bahwa, pemerintah perlu
mengeluarkan surat edaran untuk mengimbau RT RW setempat dan warga utamanya ibu rumah tangga agar jangan lalai, dengan bahaya kebakaran yang terjadi. Apalagi, sekarang ini kondisinya cukup takut semua orang, perlu ada kewaspadaan akan bahaya kebakaran.
“Karena memang akhir-akhir ini sudah beberapa kali kebakaran. Inilah pentingnya warga diberitahu untuk selalu memperhatikan potensi terjadinya kejadian kebakaran. Selalu cek arus listrik, barang elektronik dan perlengkapan masaknya di dapur,” ujarnya.
Untuk itu, ia menyarankan pemerintah kota mengeluarkan surat edaran untuk menghimbau warga utamanya ibu rumah tangga untuk mengantisipasi maraknya kejadian kebakaran akibat kelalaian dan tidak ada antisipasi jika terjadi kebakaran.
“Perlu dibuatkan edaran atau pengadaan fire hydrant di pemukiman warga. Utamanya di pemukiman padat penduduk jika sewaktu-waktu ada kebakaran bisa diatasi menyebar atau meluas,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Makassar lainnya, Budi Hastuti juga menegaskan, kasus kebakaran di Kota Makassar memang meningkat jika sudah memasuki musim kemarau. Ditambah lagi, tidak ada kewaspadaan akan bahaya kebakaran yang timbul dalam kondisi seperti saat ini.
“Inilah pentingnya kemarin kita sampaikan ke OPD dinas kebakaran agar ada tindakan antisipasi, kasian warga yang terbakar rumahnya, semua sudah habis,” tuturnya.
“Pemerintah juga tidak boleh tinggal diam, karena jangan sampai ada timbul kejadian serupa. Kasian ada berapa rumah yang hangus terbakar, belum lagi kalau terjadi di lorong atau gang kecil, susah api dipadamkan makanya perlu disiapkan di setiap Longwis alat pemadam kebakaran,” tambahnya. (ita)
