PINRANG, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pinrang telah menerima pendaftaran dua bakal pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Pinrang, Kamis (29/8).
Kedua Paslon yakni pasangan Usman Marham – Andi Hastri T Wello dan Paslon Ahmad Jaya Baramuli – Abdillah Natsir.
Sebelum mendaftar, Usman Marham dan Andi Hastri melaksanakan deklarasi yang dihadiri ribuan masyarakat, simpatisan dan partai pengusung yakni Golkar, Gerindra dan Demokrat.
Deklarasi tersebut dihadiri Ketua Dewan Pembina Bappilu DPP Golkar Dr Idrus Marham yang juga merupakan kakak kandung dari Usman Marham.
Idrus Marham yang pernah tercatat sebagai Sekjen DPP Golkar turun gunung untuk membantu adiknya di Pilbup Pinrang.
Dihadapan ribuan massa, Idrus Marham menyampaikan salam dari tiga ketua umum Parpol pengusung yang telah memberikan rekomendasi B1.KWK kepada pasangan Usman -Andi Hastri.
“Sebelum saya menyampaikan sambutan lebih jauh terlebih dahulu saya ingin menyampaikan salam ada dari tiga ketua umum Gerindra Prabowo Subianto yang juga presiden terpilih, Bahlil Lahadalia ketua umum Golkar dan Agus Harimurti Yudhoyono ketua umum Demokrat,”ujar Idrus Marham.
“Ketiga-tiganya pernah saya antarkan menuju kesuksesan. Saya ketua koalisi pak Prabowo tahun 2014, saya ketua Pemuda Indonesia di jaman SBY, dan Bahlil saya antarkan sebagai ketua umum,” ungkapnya.
“Maka hari ini kita bertekad mengantarkan Usman Marham dan Andi Hastri untuk menjadi pemimpin Kabupaten Pinrang dengan menjadi Bupati dan wakil Bupati 2024-2029,” ujarnya.
“Saya salut dengan adekku. Tadi memberikan kesempatan wakilnya untuk bicara duluan sebagai perempuan. Itu namanya memberikan ruang kepada perempuan,” ungkap Idrus. (ady-lim/rif/c)
Tanpa Gerindra, Jaya Baramuli Optimis Menang
TERPISAH Paslon Ahmad Jaya Baramuli – Abdillah Natsir juga telah mendaftar di KPU.
Paslon yang menggunakan tagline ‘JADI’ ini mendaftar dengan dukungan 6 Parpol tanpa Partai Gerindra yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gelora, Partai Amanat Nasional (PAN) , Partai Hanura dan Persatuan Pembangunan Pembangunan (PPP).
Soal pindahnya dukungan Gerindra, Jaya Baramuli yang didampingi balon Abdillah Natsir mengemukakan bila hal itu merupakan kewenangan pusat. “Saya belum pernah memakai baju Gerindra tapi diberikan Kartu Tanda Anggota, dan tanpa Partai Gerindra, kami maju.” katanya
Menurutnya, setelah dokumen form B1.KWK dari Parpol dinyatakan, maka secara hukum menjadi calon bupati dan wakil bupati.
Abdillah Natsir menambahkan bahwa, dasar pengelolaan pemerintahan adalah niat. ” Kalau niatnya bagus, tidak ada kata tidak mungkin.”ucapnya
Abdillah Natsir menekankan bila dirinya berdua adalah seorang pengusaha dan telah berpengalaman dalam mengelola perusahaan, “Dan ini sangat penting dalam mengelola pemerintahan. Oleh karena itu, pengalaman ini sangat penting bagi masyarakat Pinrang,”jelasnya.
Ketua KPU Pinrang, Muh. Ali Jodding, mengatakan bahwa, pendaftaran Paslon merupakan momen yang sangat penting berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah posisi syarat pencalonan perolehan kursi menjadi suara sah. Dan, untuk Kabupaten Pinrang jumlah suara sah yang dipersyaratkan mengusung Paslon sebanyak 19.929 suara sah.
Ali Jodding menambahkan bahwa pasangan JADI diagendakan melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Unhas 1 September mendatang.
“KPU Pinrang untuk pemeriksaan kesehatan kami bekerja sama dengan rumah sakit yang ada di Makassar. RS Unhas. Yang diagendakan tanggal 30 sampai 2 September. Alokasi waktu 1 September untuk pasangan JADI,” ungkapnya.
Kedatangan pasangan JADI didampingi kurang lebih 300 ratus pengurus partai, kader serta simpatisan. (ady-lim/rif/d)
