MAKASSAR, BKM — Memasuki usia satu dekade atau sepuluh tahun eksistensinya di Tanah Air, brand busana muslim Dianristy menghadirkan busana syar’i sporty.
Koleksi sporty ini pun tentunya didesain dengan tidak membentuk tubuh, tidak ketat dan lainnya. Sehingga tetap dapat digunakan dengan nyaman. Koleksi sporty ini menggunakan bahan likra, dan jersey. Pada koleksi ini juga dilengkapi produk topi, tas, dan kaos kaki.
Busana ini dipamerkan dan ditampilkan bersama beberapa desain terbaru Dianristy dalam acara fashion show yang digelar di Sandeq Ballroom Hotel Claron Makassar, Jumat (30/8). Ratusan remaja putri dan ibu rumahtangga tampak memenuhi Sandeq Ballroom.
”Ada banyak desain baru yang kami hadirkan dalam kegiatan pameran dan fashion show sepuluh tahun Dianristy di Kota Makassar. Di antaranya busana syar’i sporty. Busana ini sengaja kami hadirkan untuk memenuhi permintaan dari banyak pelanggan setia merek busana kami Dianristy yang hobi berolahraga. Selama ini kita melihat banyak perempuan berhijab saat berolahraga harus mengenakan hijab yang besar. Sehingga ini bisa jadi akan mengganggu keluwesan mereka saat berolahraga,” kata Owner Dianristy, Agung Kurniawan, kepada wartawan di Sandeq Hall Hotel Claro, Jumat (30/8).
Agung Kurniawan mengatakan, suatu kebanggaan baginya bisa merayakan 10 tahun usia Dianristy dengan menggelar pameran dan fashion show di Kota Makassar. Karena Makassar menjadi salah satu penjualan terbesar dari busana Dianristy.
”Selain itu, ada pula dari Palopo, Sidrap, Parepare, Pinrang, serta beberapa daerah lainnya di Sulsel maupun luar Sulsel. Dan mereka yang jumlahnya ratusan orang kami undang untuk secara bersama-sama merayakan 10 tahun Dianristy di Indonesia,” tutur Agung.
Untuk harga jual dari busana syar’i Dianristy ini, kata Agung, mulai dari Rp750 ribu hingga belasan juta rupiah atau tergantung koleksi yang ada. Dan setiap koleksi yang dihadirkan akan mengikuti trend busana syar’i yang ada.
Agung mengakui, busana syar’i sekarang mengalami perubahan trend. Tapi itu tidak berarti mengurangi syariatnya. ”Kalau sebelumnya trend dengan busana hijab yang panjang. Tapi sekarang berubah menjadi scarf. Kami meski mengikuti trend tapi tidak mengurangi syariatnya,” kata Agung seraya menambahkan, saat ini Dianristy telah memiliki store di Makassar, tepatnya di Jalan Dr Ratulangi. (mir)
