SOPPENG, BKM — Masyarakat Dusun Bera Desa Laringgi sukses menyelenggarakan acara pesta Mappadendang yang dibingkai dengan Acara Maccera Kampong. Kegitan ini dilaksanakan tiap bulan Agustus setelah masyarakat selesai panen raya sebagai simbol rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan YME atas rezeki yang diberikan Allah SWT.
Kegiatan Maccera Kampong dipadati dan diramaikan oleh ribuan warga masyarakat yang tumpah-ruah dari berbagai unsur dan pemangku kepentingan berbaur, bersilaturahmi dan bergembira bersama Pemerintahan Desa dibawah pimpinan Kepala Desa Laringgi Eka Wahyuni.
Hadir diantaranya Kadis Pariwisata Kebudayaan Kabupaten Soppeng Suriasni, Wakil bupati Soppeng H Lutfi Halida, Wakil Ketua DPRD Sementara H Naspiding, Kadis Pemdes Abdul Chair, Kadis PUPR dan Kasat Pol PP.
Nampak pula jajaran Tripika Kecamatan Marioriawa dan jajaran parah Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Marioriawa kelompok dan organisasi di bidang pertanian serta organisasi lainnya.
Acara Mappadendang merupakan adat dan tradisi suku masyarakat Sulsel khususnya warga Bera yang memiliki makna bentuk kegembiraan dan juga rasa syukur para petani atas hasil panen padi yang melimpah. Pesta juga merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah mengajarkan kepada kita cara bercocok tanam dan mengolah padi menjadi beras dengan cara ditumbuk di lesung.
Salah satu warga Dusun Bera Mustafa kepada BKM, Senin (2/8) mengatakan tujuan dilaksanakan acara ini selain untuk menambah rasa syukur kita kepada Tuhan juga untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal yang mulai terlupakan saat ini.
Acara Mappadendang diharapkan juga dapat mengajarkan kepada kita tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan alam dan hubungan kita antara sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan YME.
Mustafa menambahkan Acara mappadendang yang dibingkai dengan Maccera Kampong sebelumnya masyarakat secara ramai ramai berziarah kubur ke makam leluhur, kemudian dilakukan acara Massorong,ritual di sungai sebagi simbol air adalah sumber kehidupan selanjutnya menyembelih sapi atau kerbau terang Mustafa.
Kades Laringgi Eka Wahyuni berharap acara adat ini semoga acara adat Pattaungeng ini bisa mempererat silaturahmi antarsemua masyarakat Desa Laringgi. Dengan adanya acara adat ini bisa memberikan energi positif untuk semua warga Desa Laringgi terutama untuk para petani.
“Terima kasih untuk semua stakeholder yang turut membantu terselenggaranya pesta adat ini,” tutup Kades Berparas cantik ini. (ono/C)

