Site icon Berita Kota Makassar

Ada Bukti Rekaman, Guru tetap Membantah

WAJO, BKM — Aksi kekerasan fisik terhadap sejumlah anak didik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 260 Lapongkoda, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo oleh oknum guru di sekolah tersebut. Bahkan ada bukti rekaman video yang sangat jelas terlihat sang oknum guru saat menganiaya muridnya.

Salah satu orang tua murid yang dikonfirmasi BKM Emha membenarkan adanya aksi penganiayaan terhadap murid dan anaknya pun mendapat perlakuan seperti itu. “Kita sudah berikan kebijakan agar dia (guru-red) meminta maaf dihadapan semua orang tua murid tapi dia tidak mau dan menyangkal kalau dia tidak melakukan pemukulan,” ujar Emha.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo, Muh Yahya yang dikonfirmasi mengakui bahwa sudah melakukan langkah cepat dengan memerintahkan Korwil ke Sekolah itu untuk secepatnya mencarikan solusi terbaik.

Terpisah Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Wajo, H Alamsyah menginformasikan bahwa sudah menurunkan Satgas Anti Kekerasan untuk melakukan investigasi dan meminta wartawan agar dalam pemberitaan ini bisa berimbang.

“Itulah langkah yang saya ambil sebagai Plt Kadis Pendidikan dengan menurunkan tim Satgas Anti Kekerasan,”ucapnya
Sementara Kepala Sekolah SDN 260 Lapongkoda, Sahrida yang juga dikonfirmasi BKM mengatakan sudah didatangi pihak Korwil di sekolah yang dipimpinnya namun belum ada jawaban dari oknum guru apakah bersedia meminta maaf atau tidak.

“Berikan saya waktu sampai besok agar guru wali kelas itu mau minta maaf kepada semua orang tua murid,” pintanya.
Sementara guru wali kelas yang diduga telah melakukan aksi penganiayaan Hj Asrianti membantah kalau dia telah melakukan penganiayaan.
“Tidak kutempelen pak, anaknya,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp pribadi sang guru. (lis)

Exit mobile version