Site icon Berita Kota Makassar

Formasi Dokter Spesialis Masih Kosong

MAKASSAR, BKM — Dua hari lagi, pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kota Makassar bakal ditutup.Sejak dibuka 21 Agustus hingga kemarin, Rabu (4/9), tercatat sudah ada 3.872 yang melakukan pendaftaran secara online melalui website BKPSDM.Hanya saja, yang sedikit miris karena formasi untuk dokter spesialis masih kosong peminat.

Rincian pendaftar, sebanyak 798 untuk posisi tenaga Kesehatan dan 3.074 mendaftar untuk tenaga teknis.
Kepala Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Akhmad Namsum.
mengatakan, dari ribuan pendaftar, bun semua yang melakukan submit atau merampungkan pendaftaran dengan mengupload berkas atau dokumen yang dipersyaratkan.
Akhmad Namsum mengatakan dari 3.872 orang yang melakukan pendaftaran, badu 1.287 orang yang merampungkan seluruh mekanisme pendaftaran. Rinciannya 1060 pendaftar untuk tenaga teknis dan 227 orang tenaga kesehatan.

Mantan Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar itu mengemukakan, dari beberapa formasi yang dibuka, masih ada dua yang masih kosong.
Formasi yang dimaksud adalah untuk dokter spesialis atau ahli dan dokter umum yang akan ditempatkan di beberapa Puskesmas.
“Jadi hingga saat ini, masih ada dua formasi yang masih kosong alias tanpa pendaftar. Formasi itu adalah dokter spesialis dan dokter umum,” kata Akhmad Namsum saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/9).
Dia pun berharap dalam kurun waktu dua hari ini, sudah ada yang mendaftar di dua formasi yang masih kosong itu.
“Untuk formasi dokter ahli dibutuhkan enam. Sementara untuk dokter sub spesialis tiga,” jelas Akhmad Namsum.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN, Muh Ilham Rasul menerangkan sesuai jadwal, pendaftaran CPNS dibuka mulai 19 Agustus hingga 6 September mendatang.
Untuk penerimaan CPNS tahun ini, ada 186 kuota diberikan untuk Pemkot Makassar. Formasinya terdiri dari tenaga kesehatan dan teknis. Formasi yang dibuka berdasarkan kebutuhan.
Sebanyak 74 kuota dibuka untuk sarjana komputer. Sementara untuk tenaga dokter sekitar 30 orang. Sisanya adalah bidan, keperawatan, hingga tenaga teknis lainnya. (rhm)

Exit mobile version