MAKASSAR, BKM–Polrestabes Makassar akan mengerahkan sebanyak 1.602 personel gabungan untuk pengamanan proses pemilihan wali kota Makassar 27 November mendatang.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, personel tersebut akan dilibatkan secara penuh dalam Operasi Mantap Praja 2024, khususnya pada hari pencoblosan.
“Selama pelaksanaan Operasi Mantap Praja 2024, kita akan melibatkan 1.604 personel, terutama pada saat pelaksanaan pencoblosan,” kata Kombes Pol Ngajib, usai apel gelar pasukan di lapangan Karebosi Makassar, Selasa (3/9).
Ngajib menyebut, pengamanan ini juga akan melibatkan 670 personel gabungan selama tahapan lainnya. Yakni mulai dari pendaftaran hingga selesai pencoblosan, termasuk dalam pelaksanaan kampanye.
“Pada tahapan-tahapan lainnya, termasuk pendaftaran dan kampanye, kita melibatkan 670 personel gabungan,”tambahnya.
Tak hanya itu, Ngajib menuturkan, pihaknya terus melakukan cooling system dengan deklarasi tiga pilar yang melibatkan Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan suasana kondusif menjelang Pilkada 2024.
“Kita melakukan cooling system dengan deklarasi aman dan damai, melibatkan tiga pilar yaitu Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tujuan dari deklarasi ini adalah untuk menyatukan ketiga pilar tersebut dalam mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 agar berlangsung dengan aman dan damai.
“Semua pihak berpedoman pada budaya Bhabinkamtibmas yang dipadukan dengan budaya Makassar-Bugis, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainga,”bebernya.
Deklarasi ini juga menegaskan komitmen bersama untuk memastikan seluruh tahapan Pilwali di Kota Makassar berlangsung tanpa gangguan. “Kami berkomitmen bersama bahwa seluruh tahapan akan berlangsung dengan aman dan damai,”janji Kombes Pol Ngajib. (jun/rif)
