Site icon Berita Kota Makassar

Mengenal Lebih Dekat Dua Jubir Mulia

MAKASSAR, BKM–Firmes Nosioktavian dan Ferial Rani, merupakan dua figur yang punya peran penting di dalam tim pemenangan bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (Mulia).
Keduanya mendapat mandat sebagai juru bicara (Jubir), yang menjadi representasi kalangan masyarakat Kristen. Mereka tokoh pemuda gereja dan aktivis Kristen pada masanya. Keduanya akrab disapa Imes dan Pela.

Bagi Imes dan Pela, dunia politik bukan hal baru lagi. Sebab, pengalaman serta ilmu yang didapatkan ketika menjabat di lembaga mereka dulu merupakan bekal bagus yang sudah melekat.
Lingkungan kedua orang ini punya peran besar menghantarkan mereka terjun dalam dunia politik. Imes pernah menjadi Tenaga Ahli DPR RI, namanya juga cukup terkenal di kalangan aktivis Kota Makassar. Sedangkan Pela, dia baru saja menjadi LO salah satu kandidat DPD RI Dapil Sulsel.

Hal inilah yang mendorong mereka layak dipercaya menjadi juru bicara pasangan Mulia. Kehadiran mereka merupakan bagian dari semangat nasionalisme untuk membangun Kota Makassar yang sangat majemuk ini.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Appi dan Ibu Aliyah serta seluruh tim, telah mempercayakan saya sebagai jubir. Di GMKI mengajarkan saya untuk tidak memikirkan Gereja saja, tetapi juga memperdulikan masyarakat, serta berkontribusi dalam Kemajuan kota,” kata Imes.

Dia mengaku, ini merupakan bagian dari pengabdiannya untuk membantu Mulia dalam memenangkan Pilwalkot. Dia juga mengaku, kehadirannya tidak boleh hanya sekadar numpang nama, tetapi akan terlibat aktif mengedukasi masyarakat mengenai program unggulan yang diusung kandidat jagoannya itu.
“Modal saya semangat nasionalisme dna oikumenisme. Ke depan, saya akan menjadi penyambung lidah tim ini, menyampaikan visi, misi, serta program strategis dengan sopan santun dan penuh kemuliaan, dengan tagline Makassar Upgrade,”tegasnya.

Di Tempat yang sama, Ferial juga melontarkan hal serupa. Dia mengaku sudah dekat dengan Appi, bahkan hubungan emosional mereka sudah seperti saudara. Itu karena dia juga satu almamater dengan Appi di masa sekolah dahulu.

“Pak Appi ini kakak saya di SMA, kami sesama alumni SMADA. Saya akan memperjuangkan beliau, memenagkan pertarungan kali ini. Sebagai mantan aktivis pemuda Gereja Toraja, tentu kami akan bekerja dengan semangat Kader Siap Utus,”tegasnya. (jun/rif)

Exit mobile version