BARRU, BKM — Bupati Barru H Suardi Saleh bersama Staf Ahli Mentan RI Prof Yusran melakukan penanaman padi perdana di Dusun Pallae Desa Lampoko Kecamatan Balusu Kabupaten Barru, Rabu (11/9). Kegiatan dilaksanakan di Lokasi Irigasi Perpompaan Program PAT Kelompok Tani Taro Ada Taro Dusun Pallae Desa.
Dalam sambutannya Suardi mengungkapkan rasa bahagianya atas kehadiran Staf Ahli Mentan sekaligus bisa menanam bersama, serta berkeyakinan setiap tamu yang datang di Kabupaten Barru akan membawa keberkahan bagi rakyat.
Suardi mengapresiasi Kepala BSIP Sereal Maros Amin Nur yang serius menjalankan fungsinya sebagai LO PAT Kemendagri RI, kedatangan beliau adalah kesekian kalinya dan tidak hanya datang saja tetapi sekaligus memberikan bantuan pada sektor pertanian di Barru. Kondisi pertanian di Barru seluas lahan tidak luas dibanding dengan daerah lain, hanya 15.700 Ha tapi surplus, dengan kondisi IP 100 – 200 dengan surplus 64 Ton.
Menurutnya pihaknya melihat bahwa ide gagasan Mentan RI dalam rangka mensiasati Elnino ini luar biasa dimana anggaran Mentan direcofusing untuk beli pompa sebanyak-banyaknya. Hal ini adalah jawaban terhadap kekeringan, di satu sisi kekeringan kemudian ada sungai dan ada air bawah tanah solusinya adalah perpompaan irigasi, sembari membandingkan lokasi yang sudah dan belum irigasi perpompaan PAT.
Sekitar 16 Ha dari Hamparan 55 Ha sudah IP 300, dia berharap dengan tambahan bantuan insya Allah semua bisa dilakukan pertanaman IP 300 dan melihat PAT ini sangat tepat lahan untuk Barru yang tadah hujan.
“Dari 15.700 Ha dimana 10ribu Ha Tadah Hujan dengan adanya PAT sangat membantu sekali. Saat ini untuk cetak sawah sudah terbatas dan satu-satunya upaya adalah luas tambahan tanam dan PAT ini sangat membantu sekali dan Real menambah produksi dan produktivitas,”imbuhnya
“Harapan kami setelah Staf Kementan, melihat kondisi Barru mudah-mudahan kedepan semua pertanaman bisa IP300 dengan bantuan bibit benih genjah umur pendek dan alat mesin pertanian,” pungkasnya
Staf Ahli Mentan Kementan Prof Yusran menyampaikan terima kasih kepada Bupati Barru atas kegiatan yang dilakukan sehingga program Kementan RI berjalan dengan baik. Bupati Barru merupakan idolanya sejak SMA saat Bupati masih bertugas di Kabupaten Maros.
“Alhamdulillah kedepan Presiden RI akan menjadikan pertanian sebagai program prioritas utama sehingga kelompok Tani, Gapoktan siap-siap untuk berakselerasi lebih cepat,” ungkapnya
Khusus program jangka pendek Mentan dalam mengatasi perubahan iklim adalah PAT melalui 3 program yakni yang pertama adalah pompanisasi bertujuan agar indeks pertanaman dari satu menjadi dua atau tiga atau yang tidak ditanami bisa ditanami melalui pompa dan irigasi perpompaan.
“Alhamdulillah Kabupaten Barru untuk seluruh pompa yang didistribusikan 99% sudah dimanfaatkan,” ujarnya
Optimalisasi Lahan, di Sulsel ada 13 ribu Ha dikembangkan dengan fokus Kab.Pinrang, Kab.Bone dan Kab.Wajo, dan ketiga adalah penanaman padi gogo dan ketiga program ini untuk memastikan Indonesia tidak devisit pangan dalam menghadapi elnino
“Alhamdulillah melihat pencapaian Kab.Barru ini menunjukkan Bupati Barru dan seluruh infrastrukturnya beserta petani seirama dengan apa yang diharapkan kementrian pertanian,” pungkasnya
Hadir Waka Polres Barru, Pabung Kodim 1405 Parepare, Kepala BSPI Sereal Maros (LO PAT Kemendagri RI), Kabid PSP Dinas TPHBUN Provinsi Sulsel, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab Barru, Camat Balusu, Kades Lampoko, Perwakilan Bank Sulselbar, Perwakilan PT PLTU Bawasaloe, dan Ketua Kelompok Tani Taro Ada Taro Gau.
Kasatpol PP Damkar Barru, Kapolsek Balusu, Bhabinkabtimas Desa Lampoko, para Babinsa Se Kec Balusu, Ketua BPP Kecamatgan Balusu, Penyuluh Pertanian, para Kades se Kecamatan Balusu, Ketua TP PKK Desa Lampoko, para Kelompok Tani, Gapoktan, para KWT, dan undangan lainnya. (udi/C)
