MAROS, BKM–Birokrat senior Pemkab Maros selaku bakal calon wakil bupati Andi Muetazim Mansyur telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pendidikan Unhas, Rabu (11/9).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan (PUTRPP) Maros yang baru saja mundur ini telah memeriksa kesehatan tanpa didampingi bakal calon bupati AS Chaidir Syam.
Ketua KPU Maros Jumaedi menjelaskan, alasan Muetazim memeriksa kesehatan sendiri, karena Chaidir telah lebih dahulu menjalani tes kesehatan bersama Suharina Bohari ketika masih tercatat sebagai bakal calon wakil bupati.
“Iyya, Pak Muetazim hanya sendiri memeriksa kesehatan, karena bakal calon bupati, telah menjalani pemeriksaan kesehatan beberapa hari lalu, bersama bakal calon wakil bupati Suhartina Bohari. Jadi tidak lagi memeriksa kesehatan, walaupun pasangan calonnya memeriksa kesehatan sekarang,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Muetazim yang diajukan sebagai pengganti itu dilakukan sama dengan pemeriksaan kesehatan sebelumnya. Dia pun akan menjalani pemeriksaan kesehatan yang akan memakan waktu kurang lebih 8 jam sampai 11 jam lamanya.
“Pemeriksaan kesehatannya sama dengan sebelumnya. Hal ini mengacu pada regulasi yang ada yakni Surat Keputusan 1090 tentang pedoman teknis pemeriksaan kesehatan.
Ayah dua anak ini menjelaskan, KPU Maros memberikan jadwal pemeriksaan kesehatan bagi pengganti bakal calon wakil bupati ini dimulai sejak hari pertama pengajuan penggantian tanggal 7 September sampai tanggal 13 September.
“Kita sudah mengeluarkan jadwalnya. Namun bakal calon wakil bupati ini mengajukan hari pemeriksaan kesehatan dihari Rabu 11 Septerber,” jelasnya.
Sekedar diketahui, Muetazim Mansyur merupakan pengganti yang dipilih Chaidir, setelah KPU menyatakan, pasangannya yakni Suhartina Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Hal itu berdasarkan dari hasil tes kesehatan yang dikeluarkan Tim Pemeriksaan Kesehatan RSP Unhas yang telah ditunjuk KPU sebagai tempat pemeriksaan kesehatan.
Terpisah, Wakil Sekretaris Bidang Komunikasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel Zulham Arief membantah bila Hj Suhartina telah dipecat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros.
Menurut Zulham, kabar pemecatan itu tak benar. Hingga saat ini belum ada pembahasan resmi terkait pemecatan Suhartina dari posisinya sebagai Ketua DPD III Golkar Maros.
“Hingga saat ini, Suhartina Bohari masih menjabat sebagai ketua Golkar Maros,”ujar Zulham.
Zulham menambahkan bahwa fokus utama Golkar adalah mencari pengganti Suhartina sebagai calon pendamping Chaidir di Pilbup Maros dan itu sudah berhasil.
Isu pemecatan lantaran adanya kesan Suhartina enggan bertanda tanggan dalam surat persetujuan rekomendasi untuk Muetazim yang telah mengajukan mundur sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan (PUTRPP) untuk mendaftar di KPU, Senin (10/9). Sebelumnya Suhartina dinyatakan TMS dalam tes kesehatan oleh BNN Sulsel.
Akibatnya, KPU Maros meminta agar partai pengusung mengganti Suhartina dengan calon lain.(ari/rif/c)
