Site icon Berita Kota Makassar

Jufri Rahman Apresiasi Pemerintahan Theza Mampu Tekan Defisit Anggaran

MAKALE, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja memeringati Hari Jadi ke-777 Toraja ke-777 dan HUT ke-67 Tana Toraja di Plaza Kolam Makale, Senin (16/9/2024).

Ribuan peserta dari 19 kecamatan dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta Forkopimda turut hadir.

Acara diawali dengan defile dari semua kecamatan. Saat defile mereka menampilkan hasil pertanian,  komoditas lainnya dan hasil perikanan unggulan serta kearifan budaya lokal.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman menghadiri acara ini. Tampak pula paslon bupati dan wakil bupati dr Zadrak Tombeg-Erianto Laso Paundanan (Zatria) dan Viktor Datuan Batara-John Diplomasi (Visi).

Sekda Provinsi Sulsel, Jufri Rahman mewakili pejabat Gubernur Prof Zudan Arif Fakrullah mengatakan, jika HUT Tana Toraja ke-67 sama dengan usia Bupati Theofilus Allorerung.

Ia juga menyampaikan jika Pemprov Sulsel mengapresiasi masa kepemimpinan Theo-Zadrak (Theza). Dimana, kata Jufri, selama kurun waktu 3,5 tahun mampu menekan defisit anggaran dengan melunasi utang ditinggalkan bupati sebelumnya Rp100 miliar lebih.

“Pengelolaan keuangan yang sehat bukti ekonomi masyarakat maju dan sejahtera, dan itu karya nyata Bung Theo-Zadrak berhasil menekan devisit keuangan daerah,” katanya.

Jufri juga meminta para ASN selama proses Pilkada agar menjaga netralitas sehingga pesta demokrasi berjalan jujur, adil, aman dan persatuan tetap dijunjung tinggi.

“Apalagi Tana Toraja daerah adalah tujuan wisata dan penuh berkah. Oleh karena ini keamanannya harus terus dijaga. Apalagi Tana Toraja sebagai daerah penyangga IKN,” ujar Jufri Rahman.

Sebelumnya Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung mengatakan jika hari bersejarah bagi suku Toraja yang sudah berusia 777 sesuai kesepakatan padatindo yang diakselerasikan dengan “Misakada Dipotuo Pantankada Dipomate”.

Menurut Theo budaya dan adat istiadat Toraja terbentuk dari manusia hebat. Meskipun Tana Toraja menghadapi sejumlah tantangan dan hambatan,  namun, kata Theo, nilai budaya dan adat istiadat tetap satu suku sebagai pilar NKRI.

“Demikian pula 67 tahun Tana Toraja sekalipun silih berganti tantangan semua kita lewati dengan sukacita dalam suasana kekeluargaan yang utuh,” ujar Theo.

Ia mengatakan jika Theza telah membangun Tana Toraja mulai dari perbaiki tata kelola pemerintah daerah hingga pembangunan pasca covid.

“Berkat dukungan bersama kita menuju produktivitas dan pemerintah hadir sebagai pelayan menjawab kebutuhan,” ujarnya.

Dalam kurun waktu 3,5 tahun pemerintahan Theza meraih 36 penghargaan dari berbagai sektor dan teranyar WTP dan UHC, serta melunasi utang yang ditinggalkan bupati sebelumnya.p

“Pada program layanan kesehatan, Pemda siapkan anggaran setiap tahun Rp 35 milyar termasuk layanan BPJS gratis kepada masyarakat,” katanya.

Untuk sektor pariwisata yang menjadi unggulan, Theo berharap kepada bupati terpilih nanti agar terus melanjutkan pembangunan pariwisata pariwisata. (agus)

Exit mobile version