Site icon Berita Kota Makassar

Wali Kota Serahkan SK ke 50 Imam Kelurahan

MAKASSAR, BKM–Sebanyak 50 imam kelurahan menerima surat keputusan (SK) penetapan dari Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Selasa (17/9).
Imam kelurahan yang mengantongi SK adalah mereka dinyatakan lolos tahapan seleksi.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Makassar, Armin Paera menjelaskan pemilihan imam kelurahan melalui sejumlah tahapan seleksi. Setiap RT/RW mengajukan maksimal tiga calon.
Selanjutnya, para calon yang diusulkan mengikut tahapan seleksi dari Kementerian Agama Kota Makassar.

“Jadi ada 68 calon imam kelurahan yang ikut seleksi. Setelah mengikuti proses, dipilih 50 orang yang ditetapkan sebagai imam kelurahan. Masa tugasnya selama lima tahun,” ungka Armin saat ditemui kemarin.
Dia melanjutkan, tahun depan, Pemkot Makassar kembali akan melakukan seleksi untuk mengisi posisi imam kelurahan yang masa tugasnya akan berakhir.
“Insyaallah tahun depan kita kembali akan melakukan pengisian 103 posisi imam kelurahan yang jabatannya akan berakhir,” tambah Armin.
Tugas imam kelurahan ini akan lebih fokus pada kegiatan sosial keagamaan.

“Orang kan sering berasumsi imam kelurahan ini tugas utamanya untuk menikahkan warga. Namun intinya, menjadi tokoh agama tempat orang bisa berkonsultasi masalah keagamaan. Mereka juga menjadi filter terhadap paham-paham yang masuk di wilayahnya,” tambah Armin.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berharap penyerahan SK ini makin menguatkan kualitas keimanan masyarakat Makassar.
Tentu, dengan kualitas bacaan Al-Qur’an, ilmu dan pengetahuan yang matang dapat menambah kekhusyukan jemaah.
Termasuk, imam yang baik turut serta mewujudkan visi-misi Pemkot Makassar mengenai perkuatan keimanan umat.
“Jadi filter jadi paham yang masuk di wilayahnya. Harus bisa khitbah. Makanya waktu seleksi di Kemenag harus pidato. Posisi imam kelurahan jadi sangat strategis. Makanya hari ini kita serahkan SK Imam Kelurahan,” kata Danny.

Bukan tanpa alasan, ia bilang, peran imam kelurahan sangat krusial di tengah-tengah masyarakat.
Lantaran memberi warna, arah, kedalaman pondasi tauhid kepada generasi muda.
Dia juga berpesan kepada OPD terkait agar memberikan porsi di APBD Pokok bagi Imam Kelurahan tersebut.
“Sebelum saya menyelesaikan masa tugas pada tahun depan, saya kira di Pokok perlu diperhatikan lagi imam kelurahan,” ucap Danny disambut tepuk tangan para imam. (rhm)

Exit mobile version