pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Jembatan Penghubung Antar-Desa di Bontoa Kembali Dapat Diakses

MAROS, BKM — Setelah dilakukan perbaikan, kini jembatan penghubung antar desa di Dusun Rea-rea, Desa Tupabbiring, Kecamatan Bontoa, dapat diakses kembali oleh masyarakat.
Disaksikan warga, Bupati Maros, Chaidir Syam, meresmikan langsung jembatan dengan panjang 12×3 meter tersebut. Peresmian ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.
Kepala Desa Tupabiring, Muhammad Arif, mengatakan, jembatan Rea-rea sudah digunakan masyarakat setempat selama 15 tahun lamanya.

”Jembatan ini merupakan program PNPM mandiri yang sudah berusia 15 tahun. Karena terbuat dari gelagar besi yang kurang cocok dengan air asin, akhirnya amblas pada awal tahun lalu,” ujarnya, Rabu (18/9).
Ia menyebutkan, pihaknya telah menyurat untuk perbaikan usai jembatan tersebut amblas. Namun baru bisa diperbaiki pada awal tahun ini.
”Sempat mau diperbaiki pada Agustus kemarin, namun ada insiden yang lebih mendesak,” imbuhnya.

Arif menjelaskan, jembatan ini memiliki panjang 12 meter dan lebar 3 meter. Akibat kerusakan jembatan tersebut, akses roda empat ke dua desa benar-benar terputus.
”Sementara untuk roda dua itu kami buatkan jalur alternatif yang cukup jauh dengan menggunakan kayu dan bambu,” sebutnya.

Ia pun mengaku bersyukur jembatan ini bisa diperbaiki dan digunakan kembali warga. Apalagi saat ini, warga setempat harus mengambil dan membeli air akibat kemarau panjang.
”Harapannya setelah selesai, aktivitas warga kembali normal. Karena di sana itu banyak jual beli ayam. Selain untuk petani, anak-anak sekolah dan masyarakat yang harus mengambil dan membeli air untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan, pembangunan jembatan ini menelan anggaran Rp290 juta. Ia menyebutkan, perbaikan baru dilakukan setahun kemudian, karena insiden amblasnya jembatan terjadi setelah penetapan APBD pokok 2023.
”Jadi jembatan ini saat amblas itu kondisinya sudah penetapan APBD pokok. Sehingga tidak sempat dimasukkan. Kemudian baru bisa dimasukkan pada APBD pokok tahun ini,” tutupnya. (ari/c)



×


Jembatan Penghubung Antar-Desa di Bontoa Kembali Dapat Diakses

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link